Sekilas Info

50 Kelompok Tani di Ambon akan Dibantu Kembangkan Kebun Hidroponik

satumalukuID/Chen Toisuta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Luthfi Rumbia.

satumalukuID- Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Ketahanan Pangan, akan mendorong kelompok petani di Ambon untuk mengembangkan kebun hidroponik.

Kebun hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.

Dorongan pembudidayaan tanaman hidroponik ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan di tengah mewabahnya pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Luthfi Rumbia, mengaku, masing-masing kelompok petani akan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp. 10 juta sesuai perhitungan kebutuhan.

Dana itu akan digunakan untuk membeli perangkat hidroponik hingga bibit tanaman seperti sayur-sayuran yang akan dibudidaya nantinya.

Selain memberikan bantuan, Rumbia mengaku, pihaknya juga akan memberikan pendampingan kepada kelompok tani tentang bagaimana membuat administrasi, membuka rekening bank hingga tata cara berkebun hidroponik.

Nantinya, tambah Rumbia, bantuan itu akan langsung ditransfer ke rekning milik masing-masing kelompok tani. Rencananya, pekan depan, bantuan untuk pengembangan kebun hidroponik ini sudah bisa disalurkan kepada mereka.

"Sekarang lagi proses administrasinya karena kita akan memberikan bantuan uang untuk membeli segala macam," kata Rumbia kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Selasa (8/9/2020).

Sebelum menyalurkan bantuan, lanjut Rumbia, pihaknya akan melakukan kroscek langsung di lapangan untuk memastikan kelompok tani dan ketersediaan lahan mereka benar ada.

"Harus ketemu dengan kelompoknya, lihat lahannya ada atau tidak, yang namanya pertanian itu harus ada calon petani dan calon lahan," katanya.

Dia mengaku, rencana pembudidayaan kebun hidroponik diusulkan untuk seluruh Kabupaten/Kota di Maluku. Namun karena keterbatasan anggaran, maka saat ini untuk Kota Ambon.

"Sebenarnya untuk yang sekarang ini kita usulkan juga kabupaten/kota lain bisa peroleh, tapi sesuai kemampuan keuangan hanya untuk kota Ambon dan sekitarnya," sebutnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!