Sekilas Info

HUT KOTA AMBON

Upacara Peringatan HUT ke-445 Kota Ambon di Bawah Guyuran Hujan

satumalukuID/Chen Toisuta Upulatu (Wali Kota) Ambon Richard Louhenapessy (kanan) dan Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler (kedua kanan) saat upacara peringatan HUT ke-445 Kota Ambon, di Lapangan Letkol CHR Tahapary, Kota Ambon.

satumalukuID- Meski di bawah guyuran hujan, upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon ke-445 tetap berlangsung sederhana di Lapangan Polda Maluku Letkol CHR Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (7/9/2020).

Bertindak sebagai Komandan/Kapitan upacara yaitu M. A. Waliulu, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol Pp) Kota Ambon. Sementara Inspektur upacara adalah Upulatu/Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.

Upacara peringatan hari lahir Kota Ambon ke 445 dari tahun 1.575 silam ini ditandai dengan penyerahan Bendera Kota Ambon kepada Upulatu yang kemudian diletakkan di podium utama Lapangan Tahapary.

Peringatan hari lahir Kota Ambon tahun ini dilaksanakan menggunakan protokol kesehatan Covid-19, sehingga tidak banyak melibatkan tamu undangan. Acara juga dilaksanakan langsung secara virtual zoom, layaknya HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2020 lalu di Istana Negara, Jakarta.

Upulatu Kota Ambon Richard Louhenapessy, dalam sambutannya menggunakan dialek Ambon mengaku, tahun ini perayaan hari jadi Kota Ambon berlangsung dengan suasana lain dari tahun-tahun sebelumnya. Di mana, tidak ada kegiatan Amboina Carnaval Musik yang membuat ramai pusat kota seperti tahun sebelumnya.

“Tidak ada baris indah dan baris empang, tidak ada makan patita di kantor-kantor, negeri-negeri dan kelurahan, tidak ada goyang tobelo dan kaka enda. Padahal kita sudah sampaikan bahwa tahun ini kita akan lakukan perayaan dengan besar dengan nama Visit Ambon 2020,” sebutnya.

Dengan tidak dilaksanakannya perayaan HUT Kota Ambon seperti yang dijanjikan, atas nama Pemerintah Kota Ambon Richard menyampaikan permohonan maaf, dengan harapan semoga di tahun depan, peringatan hari lahir Kota Ambon akan dilaksanakan lebih besar lagi. Sebab, saat ini di seluruh dunia, termasuk Ambon sedang ditimpa wabah pandemi Covid-19.

“Moga-moga tahun muka kita bisa rayakan hari jadi Kota Ambon lebih honge lagi. Samua ini karena akang virus korona ini, lalu akang su jadi pandemic buat katong dan buat dunia,” jelasnya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!