Sekilas Info

PILKADA 2020

Kapolda Maluku Minta Empat Kapolres Pelaksana Pilkada Antisipasi Penggunaan Media Sosial

satumalukuID/Humas Polda Maluku

satumalukuID- Polda Maluku ikut pembahasan pelaksanaan protokol kesehatan dan pendisiplinan Covid-19 serta kesiapan pengamanan Pilkada 2020, yang dipimpinan Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Pembahasan dilakukan melalui video conference yang terpusat dari Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/9/2020).

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono meminta jajaran Polda di Indonesia agar kembali melaksanakan dan mensosialisasikan Operasi Aman Nusa II (Pengamanan Covid-19) dan Ops Mantap Praja (Pengamanan Pilkada).

“Kita harus dukung penegakan hukum dalam setiap pentahapan dan bersama-sama mensosialisasikan kepada calon-calon terkait protokol kesehatan,” pintanya.

Gatot juga berpesan agar jajaran Polda senantiasa mengkampanyekan dan mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat untuk bersama menghimbau penggunaan masker, dan rajin mencuci tangan. Jajarannya diminta tetap bersinergi dengan penyelenggara pemilu, pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, TNI, Satpol PP agar pelaksanaan Pilkada berjalan aman dan sejuk serta tidak menimbulkan Kluster baru.

“Pada hari Kamis kita akan kampanyekan Penggunaan Masker secara serentak. Optimalkan Ops Aman Nusa II dan Ops Mantap Praja dalam pencegahan penyebaran Covid dan pelaksanaan pilkada, dan jaga betul netralitas Polri," pesan Wakapolri.

Terpisah, Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar, meminta Kapolres di daerah pelaksana Pilkada diantaranya Kabupaten Buru Selatan, Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya dan Kepulauan Aru agar dapat mengamankan media sosial. Sebab, jangan sampai media sosial dipakai untuk menjatuhkan nama baik calon-calon kepala daerah.

“Kapolres yang melaksanakan Pilkada antisipasi Medsos rawan untuk menjatuhkan calon. Untuk itu penegak hukum dan pemanfaatan TI betul-betul mengantisipasinya,” pintanya.

Penulis: Chen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!