Sekilas Info

Menteri Kelautan dan Perikanan Sebut Potensi Ikan di Maluku Per Tahun Hampir 4 Juta Ton

satumalukuID/Ian Toisutta Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo saat berada di Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku di Waiheru, Kota Ambon, Minggu (30/8/2020).

satumalukuID- Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, menyebutkan di Provinsi Maluku terdapat 3 dari 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) di Indonesia. Potensi perikanan lautnya hampir 4 juta ton per tahun.

“Jadi kalau memang dimanfaatkan dan dioptimalkan sesungguhnya itu akan bermanfaat langsung buat masyarakat,” kata Edhy kepada wartawan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku di Waiheru, Kota Ambon, Minggu (30/8/2020).

Menurutnya, kehadiran Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku yang baru 1 tahun menggantikan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) di Maluku ini diharapkan sebagai bentuk komitmen nyata dari Pemerintah Pusat untuk membangun sektor kelautan dan perikanan.

“Membangun sektor kelautan dan perikanan, yaitu di mana salah satu variabel utamanya adalah Sumber Daya Manusia (SDM),” harapnya.

Edhy juga berharap dengan hadirnya Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku, pihaknya dapat melahirkan sumber daya tangguh yang bukan saja bisa memahami tetapi mampu menjaga laut, menciptakan dan atau membudidayakan ikan. Tak hanya membudidayakan ikan untuk konsumsi tapi juga untuk hias yang jenisnya banyak sekali di Maluku.

“Tadi saya mengunjungi salah satu balai budidaya air laut yang bisa menciptakan, bisa memijahkan, atau bisa perbanyak jenis-jenis ikan alam yang tadinya susah dilakukan (seperti ikan) kerapuh, bobara atau ikan kue biasa disebut orang di Jakarta, maupun ikan kakap putih, kakap merah juga sekarang kita coba terus, lobster, banyak yang lain,” ujarnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!