Sekilas Info

LUMBUNG IKAN NASIONAL

Kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Gubernur Maluku Harap LIN Direalisasikan Tahun 2021

satumalukuID/Ian Toisutta Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo (Kanan) dan Gubernur Maluku Murad Ismail (Kiri) saat tiba di Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku, di Kota Ambon, Minggu (30/8/2020).

satumalukuID- Gubernur Maluku Murad Ismail tak henti-hentinya “berteriak” meminta Pemerintah Pusat menepati janji untuk menjadikan Provinsi Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) di tahun 2021 medatang.

Permintaan Maluku sebagai LIN, kali ini disampaikan mantan Komandan Korps Brimob Polri itu di hadapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, saat menyambangi Ambon, Ibukota Provinsi Maluku untuk memberikan sejumlah bantuan, Minggu (30/8/2020).

Dalam sambutannya di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL), Kawasan Desa Waiheru, Kota Ambon, Minggu (30/8/2020), Murad menyampaikan potensi perikanan untuk budidaya laut sesuai rencana zonasi di Maluku. Untuk wilayah pesisir dan Pulau-Pulau kecil seluas 183.046,40 hektar, potensi lahan budidaya air payau seluas 191.150 hektar dan potensi budidaya ikan tawar seluas 36.251 hektar. Wilayah itu terbentang di 1.054 desa pesisir dari 1.198 desa di Maluku.

“Dari potensi yang sangat besar ini, lahan yang sudah dimanfaatkan baru mencapai 4,74% atau baru 8.215,60 hektar dengan hasil produksi dalam tahun 2019 sebesar 620.882,72 Ton. Begitu pula jumlah pembudidaya ikan di Provinsi Maluku kurang lebih 19.495 orang dari jumlah usia produktif penduduk Maluku 1,1 (juta) Jiwa,” terangnya.

Murad mengakui pihaknya menyadari besarnya potensi perikanan tersebut harus dikembangkan. Sayangnya, pihaknya masih menghadapi kendala antara lain infastruktur kelautan dan perikanan, peralatan dan teknologi perikanan, dan sumber daya manusia.

“Termasuk bagaimana mengubah mainset masyarakat untuk lebih tekun dalam profesi nelayan atau pelaku budidaya. Dalam kondisi tersebut maka kami di derah akan menagalami kesulitan untuk mengembangkan usaha-usaha perikanan tanpa dukungan pemerintah pusat maupun investor,” katanya.

Kepada Menteri Edhy, Murad juga sampaikan pihaknya membutuhkan sejumlah stimulus yang tepat sasaran, sehingga mampu mendorong peningkatan daya saing dan daya jual Maluku di sektor kelauatan dan perikanan.

“Karena itu keputusan Pemerintah Pusat untuk menjadikan Maluku sebagai LIN adalah sangat tepat, sebuah keputusan yang sangat tepat dan strategis sehingga perlu untuk segera direalisasikan dalam tahun 2021,” pintanya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!