Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Sudah Habis Terpakai Rp 47 Miliar untuk Tangani Covid-19 di Maluku

satumalukuID/Ian Toisutta Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Provinsi Maluku, Kasrul Selang.

satumalukuID- Anggaran Percepatan Penanganan Covid-19 di Pemerintah Daerah Provinsi Maluku sebesar Rp.122 miliar lebih. Hingga saat ini, sudah sebanyak Rp.47 miliar yang habis terpakai. Sementara kasus pandemi masih terus meningkat.

Kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (26/8/2020), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, menjelaskan, puluhan miliar rupiah tersebut habis terpakai pada beberapa sektor. Diantaranya kesehatan, sekretariat, sosial dan sebagainya.

“Penggunaan terbanyak itu di sekertariat. Sekretariat ini ada penanganan-penanganan, ada beli-beli pengadaan-pengadaan, macam-macam. Jadi 47 miliar (terpakai) dari 122 miliar. Ada penurunan setelah rasionalisasi ulang katong 122 (miliar) lah. Kan awalnya ada 178 (miliar),” jelasnya.

Terjadi penurunan anggaran, lanjut Kasrul, disebabkan adanya kebijakan perubahan seperti penempatan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang sebelumnya di beberapa Hotel, diganti ke Balai Diklat.

“Itu kan signifikan, kemudian ada juga (penanganan) yang mana bisa di klaim ke kementerian,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Maluku ini juga mengakui hasil rapat bersama DPRD Provinsi Maluku, ada dorongan agar penggunaan anggaran covid terutama untuk bantuan langsung dan padat karya tunai segera direalisasikan.

“Tadi kita rapat dengan dewan, mereka dorong supaya cepat, dan kita semua ingin barang ini cepat terutama yang bantuan langsung dan padat karya tunai. Cuma padat karya tunai kita lihat kondisi, apalagi kasus mulai naik terutama pekerjaaan-pekerjaan konstruksi, sedangkan paket-paket reguler ada lelang ini sudah hampir selesai ada yang sudah bisa jalan," jelasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!