Sekilas Info

Pegawai Outsourcing BRI Cabang Ambon Ditetapkan Tersangka Kasus Perbankan

satumalukuID/Ian Toisutta ATM BRI di Jalan Sam Ratulangi Kota Ambon.

satumalukuID- Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, akhirnya menetapkan KT, pegawai outsourcing pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Ambon, sebagai tersangka kasus perbankan.

KT diduga telah memalsukan dokumen bank milik negara ini hingga mengalami kerugian sebesar ratusan juta rupiah. Dia telah ditahan di Rutan Polda Maluku di Tantui Ambon, setelah disangkakan Pasal 49 ayat 1 huruf a, b dan c, Undang-Undang Perbankan Tahun 1998.

“Sudah ditetapkan tersangka. Kita juga sudah lakukan penahanan di Rumah Tahanan Polda Maluku di Tantui. Kita kenakan Pasal 49 ayat 1 huruf a b dan c UU perbankan,” kata Direktur Krimsus Polda Maluku Kombes Pol. Eko Santoso kepada satumaluku.id, Rabu (26/8/2020).

Mantan Kabag Operasional Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease (dulu Polres) itu mengaku saat ini pihaknya sedang melakukan perampungan berkas. Ini dilakukan setelah penyidik usai memeriksa saksi ahli.

“Belum (tahap I ke jaksa). Kita sementara dalam proses pemberkasan. Kemarin sudah pemeriksaan ahli dan sementara rampungkan berkasnya,” terangnya.

Setelah perampungan berkas perkara tersangka, penyidik baru akan melimpahkannya atau tahap I kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Maluku untuk diteliti.

Sebelumnya, kasus itu bergulir setelah BRI Cabang Ambon resmi melaporkan KT, Rabu (17/6/2020) lalu. Dia diduga telah memalsukan tandatangan pimpinan bank pelat merah itu dan membuat dokumen Retensi palsu, tak sesuai formulir asli.

Pegawai outsourcing berinisial KT, ini juga diduga yang melakukan pencatatan palsu nominal saldo pada rekening milik nasabah BRI Ambon atas nama Fransina Nirahua. Hasilnya, dana deposito dalam program Retensi sebesar Rp.211.550.000, tidak masuk dalam sistem.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!