Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Guru di Ambon Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

satumalukuID/Ian Toisutta Menteri Edhy Prabowo kedua kanan) tampak berbicara dengan Gubernur Maluku Murad Ismail (kiri), sesaat sebelum pelepasan ekspor ikan di PT. Maluku Prima Makmur, Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Minggu (30/8/2020).

satumalukuID- Kabar duka kembali menyelimuti Maluku. MKT, seorang guru di Kota Ambon meninggal dunia di RSUD dr. M. Haulussy, Kota Ambon, Rabu (26/8/2020) dini hari. Hasil Test Cepat Molekuler (TCM) ternyata almarhumah positif Covid-19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun satumaluku.id, ibu berusia 56 tahun ini sebelumnya dilarikan ke RSUD Haulussy karena diduga mengalami sakit kekurangan sel darah putih, penyempitan tulang belakang, sesak nafas dan hilang kesadaran.

"Masuk IGD RSUD Haulussy tadi pukul 00.05 WIT. Kemudian swab cepat dengan hasil positif virus covid dan pukul 02.20 WIT meninggal dunia," kata sumber yang enggan menggunakan identitasnya ini.

Keluarga pasien awalnya menolak hasil swab cepat dan ingin mengambil jenazah untuk dipulangkan ke rumah duka. Namun berhasil dicegat aparat keamanan dari Brimob Polda Maluku.

Pihak keluarga bisa menerima wafatnya almarhumah setelah mendapat penjelasan dari berbagai pihak, diantaranya Sekretaris Daerah Maluku yang juga adalah Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, Kapolresta Ambon Kombes Pol Leo Simatupang dan bahkan Kapolda Maluku Irjen Pol. Baharudin Djafar.

Kasrul Selang yang dikonfirmasi satumaluku.id, membenarkan kabar duka tersebut.

"Almarhumah masuk RSUD Haulussy tadi pukul 00.15 WIT. Di IGD dilakukan rapid test, hasilnya reaktif. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan swab metode TCM," ungkapnya via telepon seluler.

Di sela-sela menantikan hasil TCM, kata Kasrul, almarhumah menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 02.25 WIT.

"Sementara menunggu hasil swab, almarhumah menghembuskan nafas terakhirnya. Hasil swab TCM menunjukkan bahwa ibu MKT terkonfirmasi positif Covid-19," terangnya.

Jenazah almarhumah selanjutnya dilakukan pemulasaran yang diawali dengan doa oleh pendeta dari Gereja Protestan Maluku (GPM), dan pihak keluarga.

"Prosesi pemakaman dilaksanakan pada pukul 09.30 WIT dan disaksikan oleh pihak keluarga. Tim relawan yang bertugas adalah Tim TAGANA Kota Ambon," jelasnya.

Kasrul yang juga sebagai Sekda Maluku menyampaikan turut berbelasungkawa atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku dan Kota Ambon/Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

"Semoga almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan," harapnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!