Sekilas Info

Tiga Tersangka Penganiaya Perawat RSUD Haulussy Ambon Diserahkan ke Jaksa

satumalukuID- SH, NK dan NH, tiga tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap perawat RSUD dr. M. Haulussy, Kota Ambon, berinisial JO, akhirnya diserahkan penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease kepada Kejaksaan Negeri Ambon, di Kota Ambon, Senin (24/8/2020).

Tiga tersangka ini tahap II atau diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah berkas perkara mereka sudah dinyatakan lengkap (P21). Kasus itu kini sudah dinyatakan selesai ditangani penyidik kepolisian.

“Sudah tahap II (diserahkan) tadi bersama barang bukti ke Kejari Ambon," ungkap Kasat Reskrim AKP. Mido Manik saat ditemui satumaluku.id di ruang kerjanya, Markas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Kasus itu, tambah Mido, kini menjadi kewenangan jaksa hingga berkas perkara tiga tersangka itu kembali dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Ambon untuk disidangkan hingga vonis putusan hukuman.

“Untuk penahanan nanti tergantung Jaksa. Karena itu sudah kewenangan mereka. Kalau di kita saat penyidikan mereka (tiga tersangka) tak di tahan,” tambahnya.

Kasus itu berawal ketika pasien Covid-19 berinisial HK, wafat di RSUD Haulussy Ambon pada Jumat (26/6/2020) lalu.

Tiga tersangka, pelaku penganiayaan merupakan putra dan putri almarhum. Mereka diduga emosi setelah melihat jenazah almarhum tidak diurus. Alhasil, perawat JO dengan menggunakan alat pelindung diri, yang kebetulan berada di tempat saat itu langsung dianiaya hingga memar di pipi.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!