Sekilas Info

Setelah 75 Tahun Baru Warga Desa Uneth dan Fakal di Buru Selatan Nikmati Listrik

satumalukuID- Selama 75 tahun Indonesia merdeka, warga Desa Uneth dan Fakal, Kecamatan Fena Fanfan, Kabupaten Buru Selatan, baru merasa senang dari sisi penerangan. 176 kepala keluarga (KK) di dua desa itu baru bisa menikmati listrik dari negara yaitu PLN. Sementara akses jalan, masih sulit.

Di tengah keterbatasan akses jalan, PLN berhasil mengalirkan listrik di dua desa terpencil itu. Ini merupakan program pembangunan listrik untuk menerangi desa-desa di kawasan 3T alias Terdepan, Tertinggal dan Terluar. Program ini bagian dari upaya PLN wujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami bersyukur dengan tantangan yang ada, seperti akses jalan yang sulit, kita dapat menyelesaikan pembangunan infrastruktur untuk melistriki Desa Uneth dan Fakal,” ungkap General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Romantika Dwi Juni Putra melalui siaran persnya yang diterima satumaluku.id, Sabtu (22/8/2020).

Romantika mengaku, akses jalan perbukitan yang belum beraspal membuat beberapa kali alat transportasi yang digunakan tidak bisa sampai ke lokasi. Sehingga, material pembangunan ketersediaan listrik harus dibawa secara manual. Caranya dipanggul sendiri oleh petugas.

“Terutama saat hujan itu makin sulit. Rekan-rekan kita di lapangan kadang harus tarik truknya, kadang tiang (PLN) harus gotong royong memanggulnya,” kata Romantika.

Untuk melistriki Desa Uneth dan Fakal, Romantika menyebutkan pihaknya membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 2 kilometer sirkuit (kms) dan 2 buah Gardu Distribusi berkapasitas 50 kiloVolt Ampere (kVA).

“Terlepas dari tantangan tersebut, tentu tujuan utama kami adalah bagaimana PLN dapat hadir menerangi saudara-saudara kita yang masih terbatas dalam menikmati listrik. Semoga dapat bermanfaat bagi kegiatan sehari-hari dan kegiatan usaha masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!