Sekilas Info

KONGRES II AMSI

Menteri Sri Mulyani: AMSI Bisa Jadi Partner untuk Ciptakan Kejernihan bagi Masyarakat

satumalukuID/Istimewa Keynote Speech Menteri Keuangan Republik Indonesia Dr. Sri Mulyani Indrawati, dengan tema Membangun Ekosistem Media Siber Berkelanjutan, pada Kongres ke-2 AMSI secara virtual, Sabtu (22/8/2020).

satumalukuID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan perkembangan ekonomi di tanah air saat ini terkena dampak dari pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Negara, kata dia, telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga roda perekonomian tidak berhenti, mulai dari menggelontorkan anggaran hingga mengeluarkan sejumlah kebijakan yang bisa membantu pemulihan kondisi perekonomian.

"Media harus turut membantu upaya pemerintah tersebut," ujar Menteri Sri Mulyani saat tampil sebagai keynote speech membawakan tajuk "Membangun Ekosistem Media Siber Berkelanjutan", pada Kongres Kedua AMSI secara virtual, yang resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020) dan akan berlangsung hingga Minggu (23/8/2020).

Lebih lanjut, terkait dengan sustainability media baik konvensional maupun digital, Sri Mulyani menekankan sejumlah hal.

Pertama, pemerintah telah mempertimbangkan sejumlah usulan yang masuk melalui Dewan Pers, antara lain untuk PPn kertas, ditetapkan ditanggung pemerintah mulai Agustus. Pajak penghasilan (PPh) juga sudah diturunkan. Untuk BPJS Ketenagakerjaan, PP sedang dalam proses penyelesaian.

Kedua, tantangan AMSI saat ini luar biasa, yakni ingin memerangi disinformasi, hoax, dan misinformasi. Kondisi ini juga dihadapi oleh Amerika Serikat.

Ketiga, concern public goods harus kita miliki. Iklan pemerintah di media lokal akan diupayakan tanpa menimbulkan retaliasi. “Kami juga akan lakukan adjustment untuk hadapi disrupsi digital,” ujarnya.

Keempat, masyarakat mengharapkan informasi yang tidak kering. Ini membutuhkan perubahan dari policy maker. “Terkait ini, AMSI bisa menjadi partner untuk menciptakan kejernihan bagi masyarakat. Harus seimbang antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab sosial,” terangnya.

Kelima, harus ada partnership dan komunikasi yang kuat untuk membangun ekosistem yang sehat untuk mengisi ruang publik dengan informasi yang baik. “Kalau sama-sama berjaan, kekuatannya bisa lebih besar, daripada bergerak sendiri-sendiri. Ini penting untuk bisa mengurangi distorsi di ruang publik,” tandasnya.

Kongres Kedua AMSI sedianya digelar di Surabaya, Jawa Timur. Namun, karena kondisi yang tidak memungkinkan, kongres tersebut akhirnya digelar secara virtual.

Turut hadir dalam acara pembukaan Kongres Kedua Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Selamat berkongres. Sebenarnya sudah disiapkan tempat. Namun, kami di Jatim tetap tunggu, raker atau rakor,” ujar Khofifah.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!