Sekilas Info

Kapolda Maluku Sebut Ibadah Merupakan Pola Pencegahan Kamtibmas yang Lebih Mudah, Murah, dan Efisien

satumalukuID- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Inspektur Jenderal Polisi Baharudin Djafar, memimpin langsung kegiatan Dudu Bacarita Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) melalui virtual zoom hari ini Minggu (16/8/2020).

Orang nomor 1 Polri di Provinsi Maluku itu menyampaikan kondisi dan situasi Kamtibmas terkini di Maluku, serta solusi pencegahannya yang dapat dilakukan secara lebih mudah, murah dan efisien. Adalah yaitu dengan menggunakan pola pendekatan ibadah.

Menurutnya, berbagai cara bisa dilakukan dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Tapi satu diantaranya yang paling tepat yaitu dengan memperbaiki hati. Caranya mendekatkan masyarakat ke tempat ibadah seperti masjid, gereja, kuil dan lain sebagainya.

“Pencegahan (menggunakan pola ibadah) lebih penting, karena lebih mudah, lebih murah, lebih efisien,” sebutnya.

Dia mengungkapkan, orang Maluku adalah masyarakat religius yang harus diajak menggunakan pendekatan religi. Sebab, pendekatan tersebut sangat baik dan penting sekali.

“Penegakan hukum yang bijak juga sangat penting. Kami juga berkordinasi dengan pihak kejaksaan,” terangnya.

Selain menciptakan kamtibmas agar tetap kondusif, keamanan kesehatan masyarakat di tengah pandemi saat ini juga harus diperhatikan. Yaitu dengan mengurangi pertemuan-pertemuan, serta memperhatikan protokol Covid-19.

“Dalam masa pandemik ini untuk kegiatan pertemuan-pertemuan dibatasi. Protokol kesehatan dilaksanakan dengan tidak mengurangi kekhidmatan peringatan kemerdekaan. Kami juga mengharapkan masyarakat bersama-sama memutuskan mata rantai penyebaran covid-19,” katanya.

Jenderal Bintang Dua Polri itu menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Maluku karena telah mendukung dan menciptakan situasi Kamtibmas di daerah para raja-raja ini.

“Terima kasih kepada masyarakat selalu mendukung menciptakan situasi kamtibmas. Alhamdulillah kejadian-kejadian yang terjadi di beberapa tempat dapat diantisipasi,” tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!