Sekilas Info

Rektor Unpatti Ambon Minta Polda dan Kodam Amankan Aset Kampus

satumalukuID/Istimewa

satumalukuID- Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar dan Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman, bersilaturahmi dengan Civitas Akademika Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon. Silaturahmi berlangsung di auditorium Unpatti Ambon, di kawasan Poka, Senin (10/8/2020).

Kapolda Maluku dan Pangdam Pattimura datang menghadiri acara silaturahmi tidak sendiri. Mereka didampingi para pejabat utama dari kedua angkatan bersenjata di Maluku tersebut. Sementara dari Unpatti Ambon dihadiri langsung oleh Rektor Prof Dr. M.J. Saptenno, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr. Fredy Leiwakabessy, Bidang Umum dan Keuangan Dr. Jantje Tjiptabudi, Bidang Kemahasiswaan dan Alumi Dr. Jusuf Madubun, dan Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi, Dr. Muspida..

Rektor Unpatti Ambon, mengungkapkan, jumlah mahasiswa Unpatti berjumlah 23.000 orang. Dalam kampus ini terdiri dari berbagai agama, suku, etnis, agama dan bahasa. Sehingga lembaga pendidikan tersebut diberi nama “Kampus Orang Basudara”.

Menurutnya, Kampus Unpatti Ambon memiliki luas 43 hektar dan saat ini memiliki cabang di Kabupaten Kepulauan Aru. Luasnya 50 hektar yang terdiri dari 6 fakultas. Ada juga di Moa Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Luasnya 45 hektar.

“Keberadaan kedua kampus ini sangat didukung langsung oleh pemerintah Kabupaten serta membantu dengan keberadaan kampus di situ, dengan jumlah mahasiswa dari masing-masing Kampus 3.000 orang," terangnya.

Tak hanya itu, ada juga lahan percobaan di Pulau Seram yang luasnya 540 hektar. Lahan tersebut merupakan pemberian dari masyarakat setempat. Dia juga meminta TNI dan Polri untuk bersinergi membangun bangsa dan negara melalui kampus tersebut.

“Olehnya itu kami meminta pak Kapolda dan Pangdam untuk keamanan aset-aset negara ini. Karena di satu sisi sering terjadi demo, karena mahasiswa adalah bagian dari negara ini untuk sampaikan aspirasinya," pintanya.

Pangdam Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman, mengatakan, saat ini Kota Ambon telah berubah status menjadi zona merah, setelah sebelumnya berwarna orange. Sehingga yang harus diutamakan saat ini adalah kesadaran dari masyarakat Maluku secara keseluruhan.

Di sisi lain, dia juga menyinggung perekrutan calon anggota TNI yang saat ini mengutamakan putra daerah. Anak daerah diprioritaskan menjadi prajurit terbaik dan handal.

“Dan di pendidikan nanti ada pelajaran khusus yang akan di ajarkan untuk prajurit TNI sehingga bagaimana caranya dia kembali dan bertugas mengembang di masyarakat nanti,” terangnya.

Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar mengaku bangga dan bersyukur karena dapat menghadiri undangan silaturhami bersama Pimpinan Lembaga Mahasiswa Universitas Pattimura terlebih kegiatan ini turut dihadiri Pangdam XVI/Pattimura.

“Sukur kita panjatkan kepada Allah SWT, dan yang paling terpenting juga kita harus mensyukuri juga Rektor Unpati ini bisa menghadirkan bapak Pangdam XVI/Pattimura untuk hadir secara bersamaan dan ini bukan serba kebetulan," katanya.

Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyinggung tentang penerimaan calon siswa Polri yang tidak dipungut biaya.

“Saya dan pangdam XVl Pattimura yang pangkatnya paling tinggi di daerah Maluku ini saja tidak bisa menjamin kelulusannya apa lagi bawahan kami yang lain," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!