Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Puluhan Tenaga Kesehatan di Ambon Terkonfirmasi Covid-19, Ini Penjelasannya

satumalukuID- Puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) baik bertugas di Dinas, Puskesmas maupun tim tracing alias orang yang melacak virus korona (Covid-19) di Kota Ambon, terkonfirmasi positif. Sejak Maret 2020 hingga Jumat hari ini (7/8/2020), kurang lebih 50 orang Nakes terpapar korona.

Sekretaris Kota Ambon, A. G. Latuheru menjelaskan, puluhan Nakes yang terkonfirmasi virus korona bukan diketahui setelah mereka sakit, tapi melalui program pemeriksaan swab dari Dinas Kesehatan untuk memenuhi standar 1/1000xjumlah penduduk/minggu.

“Karena itu (pemenuhan standar standar 1/1000xjumlah penduduk/minggu) kita mulai dari Nakes, mereka yang terkonfirmasi rata memang tanpa gejala, misalnya ada di Puskesmas Air Besar Karpan, kemudian di Lateri, ada beberapa tempat,” kata Latuheru kepada wartawan di Balai Kota Ambon.

Program tersebut, lanjut Latuheru, juga akan terus dilakukan kepada pegawai OPD yang berhubungan langsung dengan kegiatan pelayanan publik.

“Yang kita akan lakukan segera ini tenaga kebersihan kurang lebih 700 (orang). Kita tidak lagi rapid tapi langsung swab. Karena kalau ketahuan (positif) cepat maka penanganan juga cepat. Kemudian di Satpol PP, Damkar, Perumahan Rakyat dan Pemukiman, Perhubungan, Penanaman Modal, Bagian Umum dan Perlengkapan, Dispemda, BPBD, Lingkungan Hidup dan Dukcapil. Ini kita lakukan mulai tanggal 11 Agustus sampai selesai,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, mengungkapkan, Nakes rentan tertular virus mematikan tersebut. Olehnya itu, sejak Maret 2020 lalu sampai saat ini, total terkonfirmasi Covid kurang lebih 50 orang.

“Akumulasi dari Bulan Maret ada sekitar 45 sampai 50, beta seng ingat jumlah yang pasti, karena memang dari awal, (jumlah) itu termasuk tim tracing yang ada di Dinas,” ungkap Wendy.

Tim tracing rentan terkonfirmasi Covid karena mereka kontak langsung dengan pasien. Saban hari mereka melakukan tracing berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang diterima.
“Jadi kalau misalnya hari ini katong dapat kasus dari laboratorium, besok itu teman-teman sudah turun tracing, 1 orang (positif) bisa sampai 20 orang itu dibawa untuk swab. Otomatis mereka berkontak langsung dengan pasien-pasien. Ini juga potensi penularan sangat tinggi,” jelasnya.

Dua hari yang lalu, lanjut Wendy, ditemukan 15 orang Nakes yang terkonfirmasi, termasuk di Puskesmas Air Besar, Hative Kecil, Lateri, Halong dan Kilang. Sebelumnya, ditemukan di Puskesmas Poka, Waihoka (sopir ambulance), dan Latuhalat (sudah sembuh).

“Ada juga 1 dokter dan 1 perawat setelah melaksanakan tugas di Rumah Sakit Lapangan mereka terkonfirmasi dan sudah dilakukan treatmen (sudah sembuh),” terangnya.

Untuk hari ini, lanjut Wendy, ditemukan terkonfirmasi termasuk kepala Puskesmas Air Besar. Bagi seluruh keluarga Nakes yang terkonfirmasi Covid juga sudah diswab. Mereka juga telah dikarantina baik terpusat, maupun secara mandiri sambil dipantau Puskesmas.

“Sudah dilakukan swab untuk seluruh keluarga dari teman-teman terkonfirmasi, nanti kita tunggu hasil biasanya 4 sampai 5 hari,” tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!