Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Pekan Depan Seluruh Pegawai Instansi Pelayanan Publik di Pemkot Ambon Diswab

satumalukuID/Ian Toisutta Kadis Kesehatan Pemkot Ambon drg. Wendy Pelupessy (kiri), tampak sedang menjelaskan grafik penanganan Covid.

satumalukuID- Penyebaran Covid-19 kini menyasar klaster perkantoran di Kota Ambon. Sebut saja BPOM Ambon, Bank Maluku, DPRD Maluku dan beberapa Puskesmas. Untuk mencegahnya, seluruh pegawai pada instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (ODP) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang berhubungan dengan pelayanan publik, akan diswab, mulai pekan depan.

Pengambilan swab tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Ambon, drg. Wendy Pelupessy, didampingi Sekretaris Kota Ambon, A. G. Latuheru, dan Kabag Hukum Sirjhon Slarmanat dalam konferensi pers yang berlangsung di ruang rapat, Balai Kota Ambon, Jumat (7/8/2020).

“Akhir-akhir ini terjadi klaster perkantoran, oleh karena itu kami sudah sampaikan ke pak Wali (Wali Kota) dan ada surat yang akan pak Sekot tandatangan, untuk mulai minggu depan ada beberapa OPD yang berhubungan dengan pelayanan publik akan dilakukan swab, bukan rapid,” kata Wendy.

Wendy menjelaskan, pemeriksaan tidak terlebih dahulu menggunakan rapid test, namun langsung secara swab dilakukan agar cepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebab, hasilnya cepat diketahui agar selain melakukan tracing, juga memutus penyebaran.

“Karena yang menentukan diagnosa adalah dengan melakukan swab. Sehingga kita bisa cepat tau kalau misalnya mereka positif, kemudian di tracking dan ini dalam rangka untuk memutus mata rantai penularan dengan orang yang datang berhubungan dengan OPD-OPD,” jelasnya.

Pekan depan, lanjut Wendy, sejumlah OPD yang akan mulai diswab yaitu Penanaman Modal, Pemadam Kebakaran, Perhubungan, Catatan Sipil, BPBD, Satpol Pp (207 petugas), Lingkungan Hidup dan Persampahan.

“Ini mungkin yang pertama kita lihat dulu. Sedangkan puskesmas sampai hari Selasa kemarin seluruh puskesmas sudah dilakukan swab kepada kurang lebih 526 orang, petugas kesehatan yang melakukan pelayanan di puskesmas, juga diklinik mata, termasuk di dinas kesahatan,” terangnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!