Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Brimob Sterilkan Gedung DPRD Maluku Dengan Air Panas dan Disinfektan

satumalukuID- Pasca tertularnya seorang anggota dewan dan dua pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, tim Kimia Biologi Radioaktif (KBR) Detasemen Gegana, Satuan Brimob Polda Maluku, mensterilkan gedung DPRD di Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (5/8/2020).

Sterilisasi sejumlah area Gedung DPRD Maluku yang dianggap berpotensi terjadinya penyebaran virus korona (Covid-19) dilakukan menggunakan tiga cairan penyemprotan, yaitu air panas, disinfektan dan 02 Dekon.

Sejumlah area DPRD disemprot dengan tiga cairan tersebut. Dari luar menggunakan satu unit mobil dekontaminasi, sementara area dalam seperti ruangan Komisi I sampai dengan Komisi IV, dan kawasan sekretariat dewan, secara manual.

“Penyemprotan atas perintah Kapolda Maluku, jadi kami hanya melaksanakan saja sesuai dengan fungsi unit KBR, permintaan lokasi dan himbauan,” ungkap Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Muhammad Guntur.

Menurutnya, penyemprotan yang kerap dilakukan pihaknya selama ini di Kota Ambon termasuk gedung milik rakyat itu tujuannya hanya satu, yaitu memutus mata rantai penyebaran virus korona, umumnya di Maluku.

“Aktivitas penyemprotan cairan disinfektan, tambah Guntur, dilakukan saban hari secara bertahap. Sasarannya tempat-tempat fasilitas umum, kawasan jalan raya, perkantoran dan pemukiman warga,” kata Guntur.

Sementara itu, pimpinan operasi penyemprotan Ipda A. Manullang berharap upaya kerap dilakukan pihaknnya dapat mencegah penyebaran virus, sehingga tidak lagi menelan korban jiwa dan cepat berakhir.

“Yang digunakan untuk penyemprotan menggunakan tiga cairan, yakni, air panas, disinfektan dengan O2 dekon. Berbagai upaya dilakukan Brimob demi mencegah dan memutus penyebaran Covid-19, sehingga virus yang sudah banyak menelan korban jiwa itu bisa cepat berakhir,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkias Sairdekut, memberikan apresiasi penuh kepada Polda Maluku. Sebab gagasan dan tindakan nyata telah dilakukan dengan cara penyemprotan cairan pembasmi covid-19 di sejumlah tempat fasilitas umum.

"Kita berharap, kegiatan penyemprotan difasilitas umum bisa dilaksanakan di semua tempat yang merupakan wilayah publik, juga terhadap akses perjumpaan atau pertemuan dan berkumpulnya masyarakat, sehingga apa yang dilakukan Polda Maluku harus diaperesiasi,” tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!