Sekilas Info

Satu Pucuk Senjata Api Organik Laras Panjang Bekas Konflik Maluku Diserahkan Warga Bursel

satumalukuID- Seorang warga Dusun Wasalai, Desa Wamsisi, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, menyerahkan satu pucuk senjata api (senpi) organik secara sukarela kepada Satgas TNI Yonif RK 732/Banau, Kolakops Korem 151/Binaiya.

Penyerahan senpi laras panjang tipe SKS keluaran tahun 1945 silam, dari lelaki yang identitasnya dirahasiakan tersebut, diterima Komandan Pos Wamsisi SSK I, Letda Inf Ilham Hernanda, Senin (3/8/2020).

Satgas Yonif RK 732/Banau sudah bertugas di Buru Selatan selama kurang lebih 5 bulan. Banyak kegiatan yang dilakukan hingga menambah kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat. Ini tercermin dengan adanya kesadaran masyarakat yang ingin hidup aman, nyaman dan damai. Sehingga senpi peninggalan konflik 1999 silam akhirnya diserahkan secara sukarela.

Menurut si pemilik senpi, senjata tersebut diserahkan sukarela dengan penuh kesadaran. Ini dilakukan karena dirinya telah merasa aman, dan tentram dengan kehadiran TNI yang banyak melaksanakan kegiatan bermanfaat.

"Terutama dengan adanya pengobatan door to door, saya rasa sangat membantu keresahan warga akan kesehatan masyarakat di tengah pandemic Covid 19," kata pria itu yang meminta namanya dirahasiakan melalui siaran pers yang disiarkan Pendam XVI/Pattimura.

Komandan Satgas Yonif RK 732/Banau, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, menyampaikan terimakasih atas personelnya yang telah bekerja dengan baik.

“Saya ucapakan terima kasih atas kinerja Pos Wamsisi SSK I. Penyerahan senjata dari warga membuktikan keberadaan Kami diterima, dan semoga, Satgas Yonif RK 732/Banau dapat berbuat lebih banyak hal positif dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya," Suhendar.

Suhendar juga berharap dengan banyak kegiatan yang telah diperbuat dapat menambah kemanunggalan TNI dan Rakyat. Meski di tengah keterbatasan dengan adanya wabah Covid-19 ini.

"Segala sesuatu menjadi terbatas, sehingga disitulah Peran Satgas Yonif RK 732/Banau dalam mengatasi keresahan yang ada di masyarakat tersebut," pintanya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!