Sekilas Info

Ketua TP PKK Maluku Harap Bayi Penderita Hidrosefalus di Negeri Hila Ambon Segera Ditangani Secara Medis

satumalukuID/Humas Pemprov Maluku Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail (ketiga kiri), menggendong Adzra, bayi penderita hidrosefalus, di Negeri Hila, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah.

satumalukuID - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail, berharap agar bayi penderita Hidrosefalus, Adzra Ni'mat Assagaf, di Negeri Hila, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, agar segera dapat ditangani secara medis.

"Saya turut mendoakan kesembuhan Adzra, dan saya berharap Adzra segera tertangani secara medis," ujar Widya, saat mengunjungi kediaman bayi tersebut, di Neger Hila, Senin (03/08/2020).

Widya juga berharap agar orang tua Adzra dapat memikirkan kembali keinginan untuk membawa buah hati mereka ini ke Kota Surabaya, untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Semoga dapat dipirkan kembali. Sebab jika menggunakan pesawat terbang, tekanan udara di ketinggian dapat berdampak buruk pada kesehatan Adzra," terangnya.

Widya menyebutkan, jika orang tua Adzra berkenan, bayi tersebut akan ditangani di Ambon. Sebab menurut dia, di Maluku telah teredia Rumah Sakit Umum Pusat, yang dapat melakukan penanganan dengan baik.

"Kalau pun itu keinginan ibu dan bapak untuk mengobati Adzra ke Surabaya, tidak apa-apa. Hanya harus dipikirkan kembali, kalau ke sana menumpang pesawat terbang, bisa berdampak pada Adzra. Mungkin lebih aman jika menggunakan kapal laut," saran Widya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Meiykal Pontoh. Meykal yang ikut mendampingi Widya menjenguk Adzra ini menyebutkan, jika mau ditangani di Ambon, maka dokter ahli akan didatangkan untuk melakukan operasi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD dr. M. Haulussy Ambon, dr. Rita Taihutu meminta agar lebih dulu dilakukan CT-Scan terhadap Adzra di rumah sakit di Ambon.

"Sehingga kita bisa tahu kondisi kepalanya sekarang seperti apa. Termasuk kondisi paru-paru dan organ vital lainnya, sebelum dilakukan penanganan lanjut," terangnya.

Hidrosefalus adalah kondisi saat terjadinya penumpukan cairan berlebihan di dalam otak. Pada keadaan normal, terdapat cairan otak yang mengisi ruangan-ruangan (ventrikel) di dalam otak dalam jumlah tertentu. Namun, pada hidrosefalus, jumlah cairan otak tersebut berlebihan, sehingga menimbulkan penekanan sel-sel otak dan gangguan saraf sehingga menyebabkan kepala membesar. (humasmaluku)

Kepada Widya dan rombongan, ibu dari Adzra, Ipa Husna Albar, menuturkan bahwa kondisi Adzra kemungkinan terjadi akibat dia mengalami benturan keras saat usia kandungan empat bulan.

"Saat usia kandunga empat bulan, waktu itu terjadi gempa. Karena saya mengalami benturan, saya pikir dia telah meninggal di kandungan karena kondisi perut saya sangat sakit," ungkapnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!