Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Ini Alasan Kuat PSBB Transisi di Kota Ambon Tetap Dilanjutkan

satumalukuID/Istimewa Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat meninjau Pasar Mardika Ambon.

satumalukuID- Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy akhirnya angkat bicara terkait penerapan lanjutan atau tahap II Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

Menurut Richard, salah satu alasan PSBB Transisi tahap II di Kota Manise ini tetap berlanjut, karena masih berstatus zona orange. Sehingga pihaknya tidak mau gegabah menghentikan penerapan PSBB.

“Karena memang dari data-data kondisi covid di Kota Ambon masih berada di zona orange, dia belum sampai ke zona kuning. Sehingga masih menjadi kepekaan dan perhatian dari gugus Kota Ambon untuk tidak gegabah mengambil langkah-langkah yang berdampak pada publik dan merugikan,” kata Richard dalam konferensi pers di Balai Kota Ambon, Senin (3/8/2020).

“Dari kondisi orange lalu kita mengambil keputusan PSSB masih untuk dua minggu berikut tetapi dalam bentuk PSBB tahap II. Dia pada dasarnya tdak jauh berbeda dengan PSBB tahap pertama kecuali ada unit-unit usaha yang juga kita ijinkan untuk bisa di buka yaitu misalnya salon, babershop, fitnes, gym, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tambahnya.

Selain yang sudah dibuka, Richard mengaku beberapa yang lain malah sebaliknya yaitu bioskop, dan karaoke, masih tetap ditutup. Khusus untuk tempat karaoke alasannya dalam bernyanyi tak bisa tidak memakai masker.

“Kemudian ruangannya (tempat karaoke) juga tertutup. Oleh karena itu dengan kondisi yang masih orange seperti ini saya tidak mau ambil resiko yang salah. Makanya ijinnya kita pending (ditutup),” jelasnya.

Dibanding tahap I, lanjut Wali Kota Dua Periode ini, PSBB tahap II sedikit diberikan kelonggaran. Hanya saja, pihaknya lebih memperketat pada pengawasan. Selain itu, waktu operasional dari sebelumnya hanya hingga pukul 18.00 WIT diperpanjang menjadi pukul 20.00 WIT.

“Jadi kita buat kelonggaran tapi kita perketat pada pengawasan. Jadi kalau ada orang atau media yang lapor di sini ada begini, langsung kita turun tidak lagi dalam bentuk peringatan tapi langsung dalam bentuk sanksi,” tegasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!