Sekilas Info

Oknum Polisi di MTB Telantarkan Anak 20 Tahun, Kapolda Maluku: Kita Proses

satumalukuID/Humas Polda Maluku Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Baharudin Djafar.

satumalukuID- AY, oknum polisi yang bertugas di Polres Maluku Tenggara Barat (MTB) dipolisikan MJW, istri sendiri. Dia dilaporkan ke Polda Maluku dengan kasus dugaan penelantaran anak. Kapolda Maluku Irjen Pol. Baharudin Djafar, mengaku akan memproses kasus itu sesuai hukum yang berlaku.

Oknum berpangkat Bripka itu diduga telah menelantarkan anak dan istrinya selama kurang lebih 20 tahun. Sebagaimana tertuang dalam laporan pengaduan dengan nomor 35/KA.YT/LP/VII/2020 ke Kapolda Maluku dan Propam Polda Maluku. Laporan disertai bukti-bukti kasus itu.

Kasus itu berawal ketika MJW dalam laporan pengaduannya mengaku menikah dengan AY tahun 1994. Hasil cinta mereka dikaruniai dua orang anak. Tahun 1999 terjadi kerusuhan atau konflik sosial di Maluku. AY lalu mengajak istri dan dua anaknya pulang ke kampung halaman di Blitar, Jawa Timur.

Tak lama di Blitar, AY kembali ke Ambon untuk melaksanakan tugas sebagai aparat penegak hukum. Sementara istri dan dua anaknya tetap di Blitar. AY juga meminta MJW bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan. Ini diharapkan agar dapat membantu AY melanjutkan sekolah perwira.

Permintaan AY, suaminya tersebut kemudian dikabulkan. Pada 21 Januri 2001 AY mengantarkan istrinya tersebut PJTKI di Surabaya untuk belajar Bahasa Mandarin. Usai belajar Bahasa Mandarin, MJW diberangkatkan ke Taiwan.

Di Taiwan, komunikasi keduanya sempat berjalan lancar. Seiring berjalannya waktu AY tak lagi mengirim uang untuk kebutuhan hidup kedua anak dan keluarganya yang berada di Blitar. Bahkan impian MJW agar suaminya tersebut mengikuti seleksi perwira pun sirna.

Perubahan drastis terjadi semenjak MJW di Taiwan. Sebab, AY ternyata sudah memilik Wanita Idaman Lain (WIL) di tempat tugasnya tersebut. Sehingga semua kebutuhan hidup anak-anaknya menjadi tanggung jawab MJW dan keluarga besarnya sejak pertengahan 2001 hingga saat ini.

“Itu tetap kita lihat, kita proses. Pasti (akan diproses secepatnya),” tegas Kapolda kepada wartawan di Markas Brimob Polda Maluku, Kota Ambon, Kamis (30/7/2020).

Jenderal bintang dua di pundaknya ini mengaku telah berkomitmen untuk membenahi internal Polri, khususnya di Polda Maluku, setelah itu baru membetulkan masyarakat.

“Jadi untuk membetulkan masyarakat, saya sudah perintahkan Kabid Propam saya untuk ke dalam semua, kita dulu berbuat baik baru kita harapkan masyarakat. Jadi kalau ada anggota salah, saya proses sesuai dengan ketentuan,” tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!