Sekilas Info

Kapolda Maluku Minta Calon Pimpinan Harus Peduli Keamanan dan Kesehatan Masyarakat

satumalukuID- Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar menggelar kunjungan kerja di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Sabtu (25/7/2020). Bursel adalah satu dari empat daerah di Maluku yang akan melaksanakan Pilkada serentak di Indonesia tahun 2020.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, orang nomor 1 Polri di Provinsi Maluku ini bertatap muka dengan sejumlah pihak. Diantaranya Pemerintah, KPU, dan Bawaslu setempat, bahkan mengunjungi Markas Kompi D Senapan Yonif 731/Kabaressi.

Pada kesempatan tersebut, jenderal bintang dua polri di pundaknya itu berpesan kepada setiap calon pimpinan yang akan merebut kursi Bupati, harus memiliki rasa kepedulian terhadap faktor keamanan dan kesehatan masyarakatnya, di tengah mewabahnya korona virus (Covid-19) saat ini.

“Pesan saya siapa yang akan mencalonkan dirinya harus peduli juga kepada masyarakat setempat, kalau memang dia memerlukan suara dari masyarakat harus memperhatikan faktor kesehatan mereka supaya penyelenggaraan pesta demokrasi nanti dapat berjalanan dengan baik sesuai dengan apa yang kita inginkan," pinta Baharudin.

Sebagai salah satu daerah di Maluku yang akan melangsungkan pesta demokrasi di tahun ini, Baharudin berharap semua komponen dapat bekerjasama untuk mensukseskan kegiatan tersebut, khususnya faktor keamanannya.

“Dengan adanya pertemuan ini, kita bisa membahas tentang berjalannya pemilu di sini sesuai dengan faktor keamanan sebagaimana mestinya," ajak Baharudin yang didampingi Karo Ops, Direktur Intelkam, Sekda Bursel, Kapolres Pulau Buru, dan Dandim 1506 Namlea.

Mantan Kapolda Sulawessi Barat itu mengaku pilkada kali ini sangat berbeda jauh dengan tahun sebelumnya. Perbedaannya adalah kondisi kesehatan masyarakat yang terancam dengan mewabahnya virus korona.

“Pemilu kali ini berbeda dikarenakan adanya wabah virus Corona, dan kita punya kesulitan secara geografis di Maluku. Kita memiliki banyak kepulauan dan untuk distribusi logistik agak terlambat,” terangnya.

Baharudin juga berpesan agar dalam pelaksanaan Pilkada di Buresel, peran sentral Gakkumdu bisa dilaksanakan lebih baik, sehingga pesta demokrasi berjalan sesuai dengan keinginan dan harapan masyarakat.

“Sudah aturan yang harus di patuhi, dan kalau tidak dipatuhi akan terjadi masalah besar. Saya harapkan di Buru Selatan akan menjadi contoh dan teladan bagi daerah lain dalam pelaksanan pesta demokrasi nanti," harapnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Bursel Syarif Mahulauw, mengatakan, sebanyak 79 anggota PPS yang sebelumnya belum sempat dilantik pada 12 Juni 2020 lalu, kini mereka yang tersebar di 5 Kecamatan sudah dilantik.

“Peraturan KPU pada saat pemilihan itu juga disarankan bahwa seluruh proses tahapan yang dilaksanakan melibatkan sejumlah orang harus dengan standar kesehatan Covid yang sama yaitu dilengkapi dengan masker dan dengan kondisi seperti ini harus kita patuhi,” katanya.

Sementara Ketua Bawaslu Bursel Umar Alkatiri, menyampaikan, pihaknya telah membentuk pengawas kelurahan tingkat desa yang tersebar di 6 Kecamatan di daerah ini.

“Tahapan yang dilaksanakan oleh pihak KPU adalah kegiatan yang perlu diawasi guna melindungi hak pemilih dalam menggunakan hak pilihnya,” kata Umar.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!