Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Gubernur Murad Sebut Covid-19 Jadi Penyumbang Kemiskinan di Maluku

satumalukuID/Istimewa Gubernur Maluku Murad Ismail saat memberikan keterangan kepada wartawan di Ambon.

satumalukuID- Gubernur Maluku Murad Ismail menyebutkan kemiskinan meningkat akibat mewabahnya Covid-19. Sampai saat ini, terdata sebanyak 49.273 Kepala Keluarga (KK) miskin yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Para Raja-Raja ini.

“Kemarin saja saya mendapatkan laporan dari Sekretaris Daerah Maluku, Karsul Selang, terdapat 49.273 KK yang terdampak kemiskinan,” kata Murad saat melantik 35 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional di Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Rabu (22/7/2020).

Mengingat semakin meningkatnya kemiskinan, Murad mengaku telah memprogramkan pemberian sembako, termasuk untuk mahasiswa sebanyak 6.505 orang. Bantuan terhadap ribuan mahasiswa ini khususnya kepada mereka yang tidak bisa pulang kampung di daerah masing-masing.

“Jadi selama sembilan bulan sampai dengan Desember, mereka semua akan diberikan (bantuan) sembako,” kata Murad dalam sambutannya tersebut.

Selain itu, Pemerintah Daerah juga akan memberikan kartu pra kerja kepada sebanyak 1.930 orang yang menerima Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau dirumahkan selama musim pendemi Covid-19.

Mantan Komandan Korps Brimob Polri ini mengaku telah memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berusaha keras, bekerja cerdas dan cepat dalam membantu penanganan Covid-19.

“Saya minta kepada kita semua, mari kita satukan tekad, sikap. Kerja-kerja kita hanya untuk masyarakat. Hilangkan ego sektoral, agama. Perbedaan itu adalah anugerah, tetapi dengan perbedaan itu kita bekerjasama, sehingga masyarakat kita bisa terbantu,” pintanya tegas.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang, menambahkan, bantuan yang diberikan kepada penduduk miskin terdampak Covid-19 selama sembilan bulan hingga Desember 2020. Setiap KK akan mendapatkan Rp.200 ribu perbulan.

“Jadi satu bulan 200 ribu per KK, yang akan diberikan tiga bulan sekali, jadi ada tahap pemberian. Satu tahap total Rp600 per tiga bulan,” terangnya.

Kasrul juga berharap agar karyawan yang di PHK dan dirumahkan dapat dipekerjakan kembali, setelah pendemi Covid-19 berakhir.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!