Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Berkas Perkara 10 Tersangka Kasus Ambil Paksa Jenazah Covid di Ambon Diserahkan ke Jaksa

satumalukuID/Ian Toisutta Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Titan Firmansyah.

satumalukuID - Penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, melimpahkan berkas perkara milik 10 tersangka kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 berinisial HK di Kota Ambon, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon.

Penyerahan berkas perkara 10 tersangka diantaranya 7 laki-laki yaitu AM, HL, BY, SI, SU, AD dan SY, serta 3 perempuan yakni NI, YN dan MO, yang dilakukan setelah dinyatakan lengkap oleh penyidik kepolisian. Berkas itu kini sedang diteliti JPU.

“Untuk perkembangan kasus pengambilan jenazah sudah tahap 1 di kejaksaan (penyerahan berkas perkara dari polisi ke jaksa). Berkas milik 10 tersangka sudah kita serahkan kemarin (Senin, 20/7/2020),” kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Titan Firmansyah kepada satumalukuID, Selasa (21/7/2020).

Setelah diserahkan, berkas perkara itu kini diteliti jaksa. Jika ada kekurangan, berkas akan dikembalikan (P19) jaksa kepada penyidik kepolisian untuk diperbaiki sesuai petunjuk. Namun sebaliknya apabila dinyatakan lengkap, jaksa juga akan mengirimkan surat pemberitahuan lengkapnya berkas perkara tersebut (P21) kepada polisi.

Untuk diketahui, 7 dari 10 tersangka kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 berinisial HK di tanjakan Jalan Jenderal Sudirman, Negeri Batu Merah, Kota Ambon, dijerumuskan ke dalam penjara. Sedangkan 3 lainnya yaitu perempuan tidak ditahan. Mereka hanya dikenakan wajib lapor.

Sebanyak 10 tersangka ini mencegat mobil ambulance di tengah jalan saat hendak membawa almarhum HK menuju tempat pemakaman khusus Covid-19 di Desa Hunut, Kota Ambon, Jumat siang (26/6/2020).

Peti jenazah alamarhum HK diambil secara paksa. Jenazah kemudian dikeluarkan dan dibawa ke rumah salah satu keluarga almarhum di kawasan tersebut.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!