Sekilas Info

HUJAN EKSTRIM

Banjir Rendam Semua Rumah Warga di Desa Waefusi Buru Selatan

satumalukuID- Semua rumah di Desa Waefusi, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, terendam banjir, Kamis (16/7/2020).

Peristiwa itu terjadi akibat curah hujan ekstrim sejak dua hari terakhir hingga mengakibatkan meluapnya air sungai Waetina.

Meski belum ada laporan korban jiwa bahkan terluka, namun banjir menutup 165 rumah kepala keluarga (KK) setinggi kurang lebih 1 meter.

Kondisi yang paling terparah dialami sebanyak 65 KK. Pemerintah daerah setempat sudah membentuk tim penanggulangan bencana alam tersebut.

Wakil Kapolres Pulau Buru, Kompol Bachri Hehanussa, saat dihubungi satumalukuID Kamis (16/7/2020) sore tadi, mengungkapkan sejak pukul 15.00 WIT, genangan air sudah mulai surut.

Menurutnya, semua rumah warga tergenang air setelah terjadinya hujan ekstrim sejak dua hari kemarin. Akibatnya debit air meningkat hingga melewati dinding pembatas sungai dengan rumah warga sekitar.

“Sungai Waetina meluap melewati bronjong (dinding pembatas) akhirnya masuk ke Desa Waefusi. Yang paling parah itu 65 rumah dari 165 KK. Korban jiwa tidak ada,” kata Bachri melalui telepon genggamnya.

Mantan Kabag Ops Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini mengaku Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan telah membentuk tim penanggulangan bencana untuk mengatasi musibah tersebut.

“Tadi bupati sudah tinjau dan bentuk tim penanggulan banjir. Dan sampai dengan sore ini sekitar pukul tiga (15.00 WIT)  air banjir sudah mulai surut,” terangnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!