Sekilas Info

Pemeriksaan Kesehatan Awali Pelepasan 452 Personel BKO Kodim Persiapan di Maluku – Malut

satumalukuID/Ian Toisutta Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq (Kiri) dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Moch Fachruddin (Kanan) di Rindam XVI/Pattimura.

satumalukuID- Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq dihadapan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Moch Fachruddin, mengaku akan melepaskan sebanyak 452 personel Satgas BKO Kodim Persiapan menuju Provinsi Maluku dan Maluku Utara (Malut).

Ratusan personel TNI AD yang disaring dari seluruh penjuru Indonesia itu akan dikerahkan menuju 11 Kodim Persiapan di wilayah Kodam Pattimura, meliputi Korem 151/Binaiya di Maluku dan Korem 152/Babullah di Malut. Sebelum dikirim ke tempat tugas, mereka akan diperiksa kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan terhadap ratusan personel BKO sebelum dilepas, kata Taufiq, diharuskan karena masih ada sejumlah daerah tugas yang masih berstatus zona hijau atau bersih dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Nanti sebelum dilepas, mereka akan diperiksa kesehatannya dulu. Karena ada beberapa daerah yang masih zona hijau,” kata Taufiq di hadapan Wakasad di Rindam Pattimura, Desa Suli, Kabupaten Maluku Tengah (Pulau Ambon), Selasa (14/7/2020).

Orang nomor 1 TNI AD di Provinsi Maluku dan Maluku Utara ini mengatakan, pembekalan terhadap ratusan personel BKO telah dilaksanakan sejak Kamis (2/7/2020) dan rencananya berakhir Rabu (15/7/2020) besok.

Selama pembekalan, mereka telah mendapatkan sejumlah materi baik di bidang teritorial, intelijen, hukum, tempur dasar dan lain-lain. Selain itu, mereka juga telah menerima pembekalan dari Ketua DPRD Maluku mewakili Pemerintah Provinsi.

Materi pembekalan lainnya yang sudah didapatkan adalah tentang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta sinergitas antara TNI dan Polri. Meteri itu diberikan langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Baharudin Djafar.

“Kami juga berinisiatif memberikan pembekalan sekaligus sebagai komunikasi awal dengan pihak pemerintah mewakili pemerintah provinsi Maluku yaitu Ketua DPRD Maluku dan juga pembekalan tentang kamtibmas dan sinergitas TNI Polri yang sudah terjalin dari Kapolda Maluku,” jelasnya.

Sebelum personel BKO diberangkatkan beberapa hari nanti, tambah Taufiq, pihaknya akan melaporkan kepada Gubernur Maluku, Murad Ismail selaku owner dari provinsi ini. Harapannya beliau dapat memberikan arahan dan tatap muka untuk menjadi spirit kepada personel dalam melaksanakan tugasnya nanti.

“Dalam pelaksanaan pergeseran, kami telah berkoordinasi dengan kementerian perhubungan, mengingat transportasi masih sangat terbatas sehubungan dengan kondisi saat ini, sehingga kita berangkatkan dengan transportasi khusus. Sehingga ada yang berangkat menggunakan pesawat dan ada yang menggunakan kapal laut,” jelasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!