Sekilas Info

KAMPUNG TANGGUH NUSANTARA

Panen Raya Terong dan Tanam Bibit Jagung di Kampung Tangguh Nusantara Taeno Ambon

satumalukuID/Ian Toisutta Kapolda Maluku Irjen Pol. Baharudin Djafar (tengah) dan Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury (kanan), tampak melakukan Panen Raya Sayuran Terong di Dusun Taeno, Kota Ambon. 

satumalukuID- Meski diguyur hujan deras, Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar, Kasdam XVI Pattimura Brigjen TNI Gabriel Lema, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Jan de Fretes, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang, dan jajaran masing-masing terlihat begitu bersemangat melakukan Panen Raya serta Penanaman Bibit Jagung di Dusun Taeno, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Kamis (9/7/2020).

Sesaat sebelum panen raya, Dusun Taeno Ambon sendiri telah dicanangkan secara serempak sebagai salah satu Kampung Tangguh Nusantara di Indonesia. Lounching Kampung Tangguh dirangkai dengan kegiatan Panen Raya, Tebar Benih, dan Bakti Sosial yang digelar terpusat melalui video conference. Kegiatan bertajuk Masyarakat Produktif Wujudkan Ketahanan Pangan ini bertujuan untuk memerangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pantauan satumalukuID, Panen Raya dibawah curahan hujan tersebut dilakukan sejak pukul 11.58 WIT. Buah yang dipanen adalah Terong. Sementara bibit tanaman yang ditebar yaitu Jagung. Sedangkan luas lahan produktif yang ada di Kampung Tangguh Nusantara di Dusun Taeno tersebut kurang lebih 25 hektar.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengaku ada 13 Kampung Tangguh Nusantara di Kota Ambon. “Menurut Pak Wali Kota ada 13 Kampung Tangguh di Ambon,” ungkap Kapolda Maluku Irjen Pol. Baharudin Djafar kepada wartawan usai melakukan panen raya dan penanamanan bibit tanaman.

Didampingi Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Gabriel Lema dan Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, orang nomor 1 Polri di Provinsi Maluku itu mengaku pencanangan Kampung Tangguh Nusantara yang dihelat saat ini merupakan program terpusat secara serentak di Indonesia.

Program terpusat itu, lanjut Baharudin, dilakukan sebagai wujud kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sendiri di tengah pandemic Covid-19. “Ini merupakan cara untuk memajukan ekonomi masyarakat di tengah pandemic,” kata Baharudin.

Kampung Tangguh diharapkan bisa membuat masyarakat dapat hidup mandiri. Bahkan, mereka diharapkan tak lagi ada ketergantungan dengan adanya bantuan dari luar secara nasional. Sebab, program Kampung Tangguh Nusantara ini memiliki 3 tujuan penting.

Tiga hal penting dalam pencanangan program terpusat tersebut diantaranya pertama, menangkal dampak penyebaran Covid-19. Kedua, memajukan ekonomi meskipun kecil tapi mampu menguatkan daya tahan masyarakat, “dan ketiga, apabila dua hal di atas dijalankan maka bantuan sosial yang diprogram secara nasional bisa tepat sasaran,” jelasnya.

Pencanangan Dusun Taeno sendiri sebagai Kampung Tangguh, kata Jenderal Bintang Dua Polri itu, diharapkan dapat menjadi contoh untuk daerah lainnya. Taeno diinginkan menjadi daerah percontohan dan mampu menciptakan kesadaran masyarakat untuk melakukan hal serupa.

"Yang diharapkan sebenarnya bukan pencanangan hari ini saja, tetapi bagaimana nanti masa-masa yang akan datang semakin bertambah dengan adanya kesadaran masyarakat seperti yang diperlihatkan oleh masyarakat yang ada di daerah Taeno ini," pinta Baharudin.

Selain Pencanangan Kampung Tangguh Nusantara, Panen Raya sayuran Terong, dan Tebar Benih Jagung, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial berupa 1 ton beras kepada kurang lebih 214 kepala keluarga.

Bukan saja itu, di Taeno juga terdapat sejumlah tanaman pertanian yang telah ditanam sebelumnya. Sejumlah tanaman tersebut ditanam pada 8 spot lahan produktif. Diantaranya di atas lahan seluas 6 hektar ditanami ubi kayu, pisang, terong, cabe, tomat, ketimun, pare dan nenas. Hasil bumi tersebut dinilai akan sangat membantu meringankan beban masyarakat terutama dalam pemenuhan bahan kebutuhan pokok di masa pandemi covid-19.

“Saya mengharapkan dukungan dan bantuan dari seluruh lapisan masyarakat untuk bersama aparat TNI-Polri dan pemerintah, berjuang memutus mata rantai penyebaran covid-19. Yaitu dengan cara patuh dan taat terhadap peraturan pemerintah serta senantiasa mematuhi protokol kesehatan yang ada, demi kebaikan kita bersama," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!