Sekilas Info

PILKADA 2020

Pemkab Penyelenggara Pilkada 2020 di Maluku Diingatkan Segera Cairkan Dana ke KPU dan Bawaslu

satumalukuID/Humas Pemprov Maluku

satumalukuID - Empat (4) pemerintah kabupaten (Pemkab) penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, diingatkan agar sesegera mungkin menyelesaikan pencairan Dana Pilkada kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten masing-masing.

Penegasan ini disampaikan Gubernur Maluku Murad Ismail, dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Pemerintahan M. Saleh Thio pada Acara Launching Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2020 yang berlangsung secara virtual di Swissbell Hotel, Selasa (7/7/2020).

Sebagaimana diketahui, empat kabupaten di Maluku yang bakal menggelar Pilkada di tahun 2020 ini, yakni Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Seram Bagian Timur dan Kabupaten Kepulauan Aru.

"Saya menegaskan kembali arahan Bapak Menteri Dalam Negeri terkait Pencairan Dana PILKADA yang sudah harus dilaksanakan," ujar Murad mengingatkan.

Dirinya juga meminta kepada KPU dan Bawaslu agar dalam menggunakan Alokasi Anggaran yang tersedia harus secara Efisien dan Efektif.

"Saudara-saudara bukan hanya sukses pelaksanaan, tetapi juga sukses pertanggungjawaban," tegasnya.

Lebih lanjut, mantan Komandan Korps Brimob Polri ini juga meminta sebagai institusi yang berwenang dalam bidang pengawasan, Bawaslu diharapkan peka terhadap isu-isu yang berpotensi konflik nya cukup tinggi, seperti Penetapan Pasang Calon, Data Pemilih, Penggunaan Alat Peraga, Politik Uang, Kampanye, termasuk Netralitas ASN dan lain-lain.

Sebagaimana diketahui, kata Murad, setelah terbitnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 telah memberikan landasan hukum bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk melanjutkan tahapan pilkada serentak di Provinsi Maluku di tengah pandemi Covid-19.

"Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran KPU dan Bawaslu Provinsi Maluku, yang cepat tanggap terhadap perkembangan situasi di daerah meskipun di tengah situasi pandemik covid," puji Murad.

Dia katakan, Penyelenggaraan Pilkada yang berkualitas, haruslah ditopang oleh 2 Pilar Utama yakni, berkualitas dalam pelaksanaan dan terjamin dalam pengawasan.

Hal ini menurut dia, tentunya berkonsekuensi bagi KPU dan Bawaslu selaku Pelaksana dan Pengawas Penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020.

"Saudara-saudara harus bekerja ekstra untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Karena tantangan yang dihadapi bukan hanya sukses pelaksanaan dan sukses pengawasan, tetapi juga sukses pencegahan penularan covid-19," tuturnya.

Di lain sisi, Gubernur Murad juga mengingatkan, yang tidak kalah penting adalah jajaran aparat TNI dan Polri yang bertanggung jawab membackup jaminan Keamanan dan Ketertiban masyarakat.

Untuk itu, dia mengajak pemerintah kabupaten dan seluruh elemen masyarakat pada ke-4 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020, untuk sama-sama Baku-Kele mensukseskan PILKADA Serentak Tahun 2020.

"Mari kita ciptakan Pilkada Berkualitas, agar menghasilkan Pemimpin yang berkualitas untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama," pungkasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!