Sekilas Info

LAPORAN POLISI

Diduga Catut Karya Masker Aroma Terapik Harum Maluku untuk Lomba Inovasi Kemendagri, Pemkab SBB Dipolisikan

Foto: HO/satumaliukuID Pelapor saat mengajukan laporan terhadap Pemkab Seram Bagian Barat ke polisi.

satumalukuID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Barat (SBB) terpaksa dipolisikan oleh Direktur CV. Alfa Blessing, Pdt. Dominggus J. Risaputty melalui penasehat hukumnya dari Law Office & Legal Consultan Boyke Lesnussa & Patner’s ke Polres SBB, Senin (6/7/2020).

Pemkab SBB diduga telah menggunakan merek Masker Aroma Terapik Harum Maluku tanpa seijin pemiliknya yaitu CV. Alfa Blessing. Kasus itu masuk ranah hukum setelah Pemkab SBB dinilai tidak memiliki itikad baik untuk mengklarifikasi penggunaan merek tersebut.

Sebagaimana laporan polisi yang diterima satumalukuID, dijelaskan bahwa Masker Aroma Terapik Harum Maluku merupakan salah satu produk milik CV. Alfa Blessing. Selain itu, juga ada produk Aroma Terapik, Herbal Harum Maluku, dan Minuman Herbal Harum Maluku.

Produk milik Alfa Blessing tersebut sudah dilegitimasi berdasarkan Sertifikat Merek Nomor IDM000626369 tanggal 7 April 2014 yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Semua produk berupa Aroma Terapik, Herbal Harum Maluku, Minuman Herbal Harum Maluku, Masker Aroma Terapik Harum Maluku, juga telah mendapatkan Izin Edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan sesuai Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor: 0049/REG/TR/2020 tanggal 16 Maret 2020.

Kasus itu berawal ketika CV. Alfa Blessing membuat video dengan menampilkan Masker Aroma Terapik Harum Maluku. Tujuannya untuk mengikuti lomba Inovasi Daerah di Kementerian Dalam Negeri tahun 2020. Video yang sudah dimasukan itu secara tiba-tiba dibatalkan oleh Pemkab SBB. Alfa Blassing tidak diikutsertakan dalam lomba tersebut.

Meski gagal mengikuti lomba, tapi ironisnya video yang telah dibuat tersebut diikutsertakan dalam Inovasi itu. Pemkab diduga memerintahkan Saksi Jack Latul untuk mengedit dan memasukan sebagian video hanya yang menampilkan Masker Aroma Terapik Harum Maluku. Setelah itu menggantikan namanya dengan nama Masker Aroma Terapik.

Video yang telah diedit itu menampilkan Masker Aroma Terapik Harum Maluku. Video itu menunjukan masker yang sama serta cara penggunaan sebagian atau seluruhnya juga sama dengan Masker Aroma Terapik Harum Maluku milik CV. Alfa Blassing.

“Video Pemkab SBB yang dikuti sertakan dalam lomba dilakukan tanpa sepengetahuan dan tanpa seizin dari Pelapor, sehingga Terlapor telah melakukannya tanpa hak,” tulis pelapor dalam laporan polisi tersebut.

Sementara itu, Boyke Lesnussa, kepada satumalukuID membenarkan laporan polisi tersebut. Dia mengatakan, proses hukum ditempuh setelah surat permohonan klarifikasi yang disampaikan kepada Pemkab SBB tidak direspon.

“Jika nanti tidak punya etikad baik lagi, maka mungkin selesai Covid kita akan gugat perdata ke pengadilan,” kata Boyke melalui telepon selulernya malam ini.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!