Sekilas Info

Anggota Satresnarkoba Polres Seram Bagian Barat Ditemukan Tewas di Dasar Laut

satumalukuID- Briptu Raiman Hasan, anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Seram Bagian Barat (SBB) ditemukan tewas di dasar laut, tepatnya di Perairan Laut Jembatan Kawa Lama, Dusun Resetlement, Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB, Minggu (5/7/2020).

Belum diketahui pasti penyebab kematian korban. Namun, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban bersama sejumlah rekannya diketahui melakukan aktivitas memanah ikan di kawasan tersebut sekira pukul 08.30 WIT.

Sumber satumalukuID menyebutkan, peristiwa itu berawal ketika sejumlah anggota Polres SBB mengisi waktu libur. Mereka memanah ikan secara manual di tempat kejadian perkara (TKP). Berselang 1 jam berlalu, korban tak lagi kelihat oleh sejumlah rekannya.

Upaya pencarian dilakukan saat itu, namun korban tidak ditemukan hingga peristiwa tersebut dilaporkan ke Polairud Polda Maluku Pos Dusun Pelita Jaya. Tak lama berselang, Briptu Rais, anggota Serse Polsek Piru dan La Ode Arwan Babinsa setempat bersama masyarakat melakukan pencarian.

Selang 1 jam lebih 30 menit, upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan tersebut tidak membuahkan hasil. Selanjutnya, anggota Polres SBB menghubungi masyarakat yang memiliki mesin kompresor di Dusun Pelita Jaya.

Setelah mendapatkan kompresor, tim penyelam dari masyarakat yaitu Dias (46) dan La Onyong (30), warga Dusun Pelita Jaya melakukan penyelaman di lokasi memanah ikan yang dilakukan oleh korban. Aksi penyelaman membuahkan hasil. Korban ditemukan dengan posisi terlentang oleh dua warga tersebut.

“Penyelaman dilakukan selama kurang lebih 30 menit dengan ketinggian 25 meter ke dasar laut. Korban ditemukan dengan posisi terlentang,” kata sumber yang enggan menggunakan identitasnya kepada satumalukuID, Minggu malam ini.

Melihat korban dengan kondisi tak sadarkan diri, dua penyelam kemudian mengangkatnya ke permukaan air. Korban dinaikan ke atas speed boat dan langsung melakukukan pertolongan pertama. Sayang, korban sudah meninggal dunia.

“Korban kemudian dilarikan ke RSUD Piru pukul 12.15 WIT menggunakan satu unit mobil Toyota Avansa warna silver milik masyarakat Dusun Pelita Jaya. Mobil dikawal Personil Propam Polres SBB dan Satpolairud Polres SBB,” katanya.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Roem Ohoirat yang dikonfirmasi satumalukuID membenarkan peristiwa tersebut. Namun hingga saat ini penyebab kematian anggota Polri tersebut belum diketahui.

“Memang benar. Saat itu korban dan teman-teman melakukan panah ikan, dan korban tenggelam. Teman-teman kemudian melaporkan kepada Polair. Lalu kemudian menemukan korban sudah meninggal di dasar laut dengan kedalaman sekitar 20 meter,” terangnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!