Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Pemda Maluku Dapat Bantuan Satu Mobil Ambulance, Dua Ventilator dan Sebelas Ton Beras

satumalukuID/ian Toisutta Anggota DPR RI Michael Wattimena (tengah) saat memberikan bantuan ventilator untuk Pemda Maluku, yang diterima oleh Gubernur Maluku Murad Ismail (kiri).

satumalukuID- Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Maluku terus mendapatkan bantuan dari berbagai kalangan masyarakat, untuk penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kali ini bantuan yang diterima yaitu satu buah mobil ambulance, dua unit ventilator corona, dan sebelas ton beras.

Satu mobil ambulance diterima dari BNI Kantor Cabang Utama Ambon, yang diperuntukan bagi RSUD dr. M. Haulussy Ambon, Selanjutnya dua unit ventilator pemberian anggota DPR RI Michael Wattimena, serta sebelas ton beras yang diserahkan oleh Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Maluku.

Sejumlah bantuan sosial tersebut diterima secara simbolis oleh Gubernur Murad Ismail, didampingi Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang yang berlangsung di lobby Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Jumat (3/7/2020).

“Pembagian ini akan diatur oleh Sekda sebagai Ketua Pelaksanaan Harian Penanganan Pencegahan Covid-19 Promal. Kiranya bantuan ini (diberikan) tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Gubernur Murad kepada Sekda Kasrul Selang.

Selain bantuan yang diserahkan sore tadi, Jenderal Bintang Dua Purnawirawan Polri ini juga mengaku mendapatkan bantuan dari Group Wamenhan, Trenggono sebanyak 31 box bantuan. Puluhan box itu berisi Alat Pelindung Diri (APD) dan 10 ribu masker.

Bukan itu saja, bantuan juga didapat dari Consulat China di Surabaya berupa baju hazmat, dan ventilator. "Tapi ventilatornya kecil sekali. Alat itu nanti kita taruh di sini, diperuntukan untuk saya, Sekda dan OPD lainnya," terang Murad.

Dia mengaku penyebaran Covid-19 terus meningkat hingga mencapai 769 kasus saat ini di Maluku. Angka Covid terus melonjak naik lantaran pihaknya mengejar orang-orang yang dianggap terpapar wabah pandemi tersebut.

"Kenapa Covid-19 bertambah 700-sekian, karena kita kejar, jemput bola. Jadi kita mengejar orang-orang yang dianggap terpapar, jika ada 300, maka yang terdata di luar itu bisa 800-900 orang. Makanya yang terpapar begitu kita kejar, jadi lebih baik kita menangani awal, dari pada sudah parah baru ditangani," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BNI Cabang Ambon, Friedson WNK, mengatakan, bantuan mobil ambulance yang diberikan kepada pemerintah daerah melalui RSUD Haulussy Ambon dianggap sangat dibutuhkan di tengah pendemi Covid-19.

"Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Maluku, khususnya di kota Ambon," kata dia.

Di tempat yang sama, Michael Wattimena, anggota DPR RI asal Maluku, mengaku, bantuan dua unit ventilator yang diberikan merupakan hasil koordinasi dengan para sahabatnya di Jakarta. Dia berharap bantuan tersebut dapat membantu Pemda dalam Penanganan Covid-19 di Maluku.

"Kita tahu bantuan ini harganya signifikan sehingga tidak mudah untuk ada di sebuah rumah sakit, karena mahal. Karena konsolidasi maka mereka, saya, cinta Maluku, sehingga kami bersama bersepakat menyumbang dua ventilator," katanya.

Ketua OJK, Ronny Nazra, juga berharap bantuan beras sebanyak sebelas ton yang diserahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, bisa meringankan beban masyarakat Maluku dalam menghadapi virus mematikan tersebut.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!