Sekilas Info

KASUS KEKERASAN

Dua Terduga Penganiaya Tenaga Medis di RSUD Haulussy Ambon Diperiksa Sebagai Tersangka, Satu Mangkir

satumalukuID/Ian Toisutta Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang.

satumalukuID- Setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus kekerasan bersama terhadap Jomima Orno, perawat RSUD dr. M. Haulussy, Kota Ambon, SK dan NK akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Senin (29/6/2020).

Penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah SK dan sudarinya NK. Sementara seorang tersangka lainnya, mangkir alias tidak datang memenuhi panggilan polisi.

“Mereka (SK dan NK) juga sudah di swab. Jadi semua yang kita proses dalam kasus ini kita swab,” ungkap Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang kepada satumalukuID, Senin (29/6/2020) malam.

Menurutnya, berdasarkan surat panggilan yang dilayangkan penyidik, tiga terlapor yang diduga menganiaya rame-rame seorang perawat RSUD Haulussy Ambon tersebut, diperiksa sejak pukul 10.00 WIT hingga malam ini.

“Yang kita panggil kan tiga orang. Yang datang hari ini dua. Yaitu SK dan MK. Sampai saat ini masih lagi diperiksa,” terangnya.

Sementara Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Titan Firmansyah, mengaku, dari hasil pemeriksaan, tiga terlapor akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Hari ini sudah dimintai keterangan, dengan memenuhi surat panggilan NK dan SK pada jam 10.00 dan mereka diperiksa sudah sebagai tersangka,” tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!