Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Klaster Baru Ditengarai Akan Muncul Setelah Aksi Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Ambon

Foto: Daniel Leonard/ant Penanganan aksi pengambilan paksa jenasah pasien covid-19 HK di Kawasan Batumerah, Ambon, Jumat (26/6/2020).

satumalukuID- Aksi pencegatan hingga pengambilan paksa jenazah terkonfirmasi Covid-19, yang diduga dilakukan keluarga almarhum HK (58) pada Jumat (26/6/2020) kemarin, diprediksi akan memunculkan klaster baru penyebaran wabah pandemi ini, di Kota Ambon.

Hal itu disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang juga merupakan Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler, kepada wartawan di Ambon, Sabtu (27/6/2020).

“Sesuai penjelasan Kadis Kesehatan Kota Ambon, dengan peristiwa kemarin sudah pasti akan ada klaster baru. Apalagi jenazah baru beberapa saat meninggal, virusnya belum mati,” ungkap Syarif.

Kejadian pada sore kemarin itu, lanjut Syarif, akan ditindaklanjuti oleh Tim Kesehatan Kota Ambon untuk melakukan pelacakan terhadap mereka yang diketahui kontak dengan jenazah.

“Sudah pasti dinas kesehatan akan melakukan tracking (pelacakan) di wilayah-wilayah itu," kata dia.

Syarif mengaku sangat menyayangkan aksi pengambilan jenazah almarhum HK, yang merupakan pasien kasus 577 Maluku di tanjakan Jalan Jenderal Sudirman, Negeri Batu Merah.

“Kejadian kemarin sore itu sangat menyedihkan, apalagi dengan bahasa-bahasa yang sangat miris didengar, menghina lembaga atau institusi," sesalnya.

Menurut diaa, semua orang ingin hidup normal. Namun apabila masyarakat masih masa bodoh dengan perkembangan kasus yang terus meningkat, maka kondisi memprihatinkan ini tidak akan berubah.

Dia menjelaskan, upaya pemutusan mata rantai Covid-19 di Kota Ambon akan tercapai jika dibantu dengan adanya kesadaran masyarakat.

“Dinas Kesehatan Kota Ambon punya kemampuan sampai di mana, jika masyarakat tidak mau mendukung," ucap Syarif.

Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan di Provinsi Maluku ini menghimbau warga agar senantiasa mematuhi anjuran kesehatan dari pemerintah.

“Sekali lagi kepada masyarakat saya himbau tolong patuhi anjuran pemerintah, patuhi protokol kesehatan, kalau keluar pakai masker, jaga kesehatan keluarga dan rajin cuci tangan, saya kira itu," pungkasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!