Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Kota Tual Jebol, Seorang Dokter dan Satu PNS Tertular Covid-19

satumalukuID/Ian Toisutta Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang.

satumalukuID- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Provinsi Maluku, kembali mengumumkan 13 kasus baru. Dua diantaranya seorang dokter dan pegawai negeri sipil (PNS) dari Kota Tual. Adalah Tuan EM (52) dan Ibu SLJ (43).

EM dan SLJ terkonfirmasi Covid setelah sebelumnya dinyatakan reaktif rapid test. Mereka ditemukan reaktif saat mengurus surat perjalanan. Setelah sampel swab diperiksa di BTKLPP Klas II Ambon, kemarin keduanya dinyatakan terkonfirmasi.

Ketua Pelaksana Harian GTPP Covid-19 Maluku, Kasrul Selang, mengatakan, dua warga yang bermukim di Kota Tual ini salah satunya merupakan seorang PNS pada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.

"Satu dokter dan satunya itu PNS di Kabupaten (Malra) tapi tinggalnya di Kota Tual," kata Kasrul di kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Kamis malam (25/6/2020).

Kasrul mengaku belum mengetahui secara pasti tempat tugas dari ke dua warga terpapar corona tersebut. Dia juga belum mengetahui dari mana ke dua warga itu bisa tertular virus mematikan tersebut. Padahal, sejak dua bulan belakangan, aktivitas pelaku perjalanan dari Tual ditutup.

“Ini yang harus ditracing baik-baik, karena penyebabnya juga belum diketahui, karena mereka tidak pernah kemana-mana. Apakah karena dia dokter terus pernah periksa-periksa pasien (yang positif) atau bagaimana, kita belum tahu. Nanti kita tunggu hasil dari sana dulu," terangnya.

Selain dua warga Tual, penambahan kasus baru Covid juga berasal dari Kota Ambon 9 orang, dan masing-masing 1 dari Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat (SBB).

“Hari ini ada penambahan 13 kasus baru. Totalnya sudah mencapai 684 kasus di Maluku. 480 orang diantaranya masih dalam perawatan, sembuh hari ini bertambah 18 orang menjadi 190 di Maluku, dan 14 orang meninggal dunia,” tambah Sekretaris Daerah Maluku ini.

Dari 480 pasien Covid yang masih dirawat di Maluku tersebar di Kota Ambon 324 orang, Kabupaten Buru 20, Maluku Tengah 102, SBB 3, Seram Bagian Timur (SBT) 24, Maluku Barat Daya 5 dan terbaru adalah Kota Tual yaitu 2 kasus.

“Untuk PDP 50 orang terdiri dari 47 Kota Ambon, dan 3 Kabupaten Maluku Tengah. Sementara ODP orang yang terdiri dari 95 dari Kota Ambon, 11 Maluku Tengah, dan 2 dari SBT,” tandasnya.

Berikut penambahan 18 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh:
1. Kasus 68: “HP”, Perempuan, 37 tahun, asal Kota Ambon
2. Kasus 94: “FN”, Laki-laki, 50 tahun, asal Kota Ambon
3. Kasus 106: “SM”, Laki-laki, 35 tahun, asal Kota Ambon
4. Kasus 131: “S”, Perempuan, 21 tahun, asal Kota Ambon
5. Kasus 132: “RU”, Perempuan, 50 tahun, asal Kota Ambon
6. Kasus 136: “M”, Perempuan, 37 tahun, asal Kota Ambon
7. Kasus 140: “Y”, Laki-laki, 37 tahun, asal Kota Ambon
8. Kasus 169: “SH”, Perempuan, 53 tahun, asal Kota Ambon
9. Kasus 172: “ABT”, Laki-laki, 47 tahun, asal Kota Ambon
10. Kasus 219: “S”, Laki-laki, 22 tahun, asal Kota Ambon
11. Kasus 220: “TH”, Laki-laki, 32 tahun, asal Kota Ambon
12. Kasus 230: “EH”, Laki-laki, 25 tahun, asal Kota Ambon
13. Kasus 302: “DR”, Laki-laki, 61 tahun, asal Kabupaten Maluku Tengah
14. Kasus 409: “EN”, Perempuan, 51 tahun, asal Kota Ambon
15. Kasus 410: “FMS”, Laki-laki, 69 tahun, asal Kota Ambon
16. Kasus 411: “GR”, Perempuan, 28 tahun, asal Kota Ambon
17. Kasus 524: “C”, Laki-laki, 21 tahun, asal Kota Ambon
18. Kasus 527: “CM”, Laki-laki, 16 tahun, asal Kota Ambon

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!