Sekilas Info

ORANG HILANG

Basarnas Ambon Hentikan Operasi Pencarian, Babinsa Nalbesi Hilang di Laut

satumalukuID- Tujuh hari sudah, pencarian Babinsa Nalbesi, Kopda Kamarudin Wally, di perairan laut Desa Waefusi, Kabupaten Buru Selatan, hingga Selasa (23/6/2020) malam ini, tidak membuahkan hasil. Basarnas Ambon menutup operasi pencarian tersebut. Korban, telah dinyatakan hilang di laut.

Sesuai SOP, operasi pencarian terhadap personel Koramil 1506-02/Leksula, Kodim 1506 Namlea, Pulau Buru telah berlangsung sejak Selasa (17/6/2020) sampai dengan Selasa (23/6/2020). Operasi yang melibatkan unsur SAR lainnya ini hanya berhasil menemukan box ikan milik korban.

Box berwarna kuning tersebut ditemukan terapung di perairan laut Desa Kamulan, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Rabu (17/6/2020) lalu. Sementara korban bersama satu unit longboat hingga saat ini masih misterius.

“Kamis sudah melakukan koordinasi dengan semua unsur SAR yang terlibat dan keluarga korban. Hasilnya tidak ada tanda-tanda korban. Sehingga operasi dinyatakan ditutup dan dilanjutkan dengan Pemantauan dan Pemapelan,” ungkap Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, malam ini.

Muslimin mengaku, terkait dengan hasil yang dicapai tim SAR Gabungan, tidak dipermasalahkan oleh keluarga korban. Bahkan mereka menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam pencarian.

“Pihak keluarga korban telah menerima musibah tersebut secara ikhlas,” kata dia.

Menurut Muslimin, jika dikemudian hari terdapat tanda-tanda baru terkait keberadaan korban, operasi pencarian bisa kembali dibuka.

“Kepada unsur SAR yang terlibat selama ini kami sampaikan terima kasih,” imbuhnya.

Sekedar tahu, anggota TNI AD ini hilang kontak saat memancing ikan menggunakan satu unit longboat di perairan Desa Waefusi, Kabupaten Buru Selatan, Senin (16/6/2020). Dia kala itu pulang duluan dari rompong ikan sekitar pukul 13.00 WIT.
Setelah berpamitan dengan kakak kandungnya beserta para nelayan lainnya, korban bergerak menuju daratan. Namun hingga esok harinya, korban tak kunjung sampai. Kasus itu kemudian dilaporkan kepada Basarnas Ambon melalui Pos SAR Namlea.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!