Sekilas Info

KASUS PENGANIAYAAN

Wanita Batu Gantong Ambon Tewas Setelah Dipaksa Berhubungan Badan di Penginapan

satumalukuID/Embong Ilustrasi korban.

satumalukuID- DM, seorang wanita dipaksa pacarnya FW untuk berhubunga badan bak pasangan suami istri pada salah satu penginapan di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Wanita 33 tahun ini diduga dianiaya dan terpaksa melayani cowoknya itu. Empat hari kemudian, dia tewas.

Warga Batu Gantong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon ini dianiaya dalam penginapan itu pada Senin (15/6/2020) malam lalu. Setelah menderita sakit di sekitar bagian bawah perutnya selama empat hari, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, Jumat (19/6/2020).

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Titan Firmansyah, mengaku, beberapa jam sebelum meninggal dunia, korban mengeluhkan sakit dan menceritakan kejadian yang dialaminya tersebut kepada saksi berinisial TAR (38), SL (29), MS (69) dan AM (35).

Almarhumah mengisahkan, kasus yang dialaminya tersebut berawal saat dia berjanji ketemuan dengan FW, kekasihnya itu. Pria 38 tahun ini kemudian menjemput korban di depan lorong kawasan Batu Gantung Ganemo.

Saat dijemput, pelaku sudah dalam kondisi mabuk minuman keras. Pelaku kemudian membawa korban ke salah satu penginapan yang berada di kawasan Kecamatan Nusaniwe Ambon. Dalam kamar penginapan itu, korban diajak berhubungan badan. Diduga ajakan itu ditolak, pelaku kemudian naik pitam.

"Pelaku memaki korban sehingga korban menuruti tersangka melakukan hubungan badan dengan paksaan," kata Titan kepada satumalukuID, Senin (22/6/2020).

Mendengar pengakuan korban, keluarganya tidak terima dan membawa kasus ini ke ranah hukum. Pelaku dilaporkan ke SPKT Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease pada Jumat pekan kemarin. Pelapornya adalah AM (25).

“Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang dimana korban telah meninggal dunia ini dilaporkan pada hari Jumat (19/6/2020)," ungkap Titan.

Setelah menerima laporan, kasus ini kemudian diselidiki hingga akhirnya pelaku ditangkap saat berada di kediamannya. Pelaku disergap tim Buru Sergap Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan langsung diamankan di rumah tahanan Polresta Pulau Ambon.

"Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia disangkakan Pasal 351 ayat 3 dan atau Pasal 351 ayat 1, ancaman hukuman penjara 7 Tahun," pungkasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!