Sekilas Info

Diduga Teroris Jaringan JAD, Warga Kota Ambon Kembali Ditangkap Densus 88

ilustrasi penjara

satumalukuID- Seorang pemuda berinisial R, ditangkap aparat Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror. Dia disergap di salah satu bengkel yang berada di kawasan Ongkoliong, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

“Kemarin pagi ada seorang laki-laki diduga teroris ditangkap Densus di Ongkoliong. Ditangkap sekitar jam 6 pagi,” kata sumber satumalukuID yang enggan menggunakan identitasnya, Jumat (19/6/2020).

R diduga terlibat dalam kelompok jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD), pimpinan Abubakar Tuahan alias Abun. Penggerebakan yang dilakukan kemarin ditengerai bersama seorang lainnya.

Penangkapan R bersama seorang rekannya di tempat berbeda ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan terhadap Jumini. Isteri Abun ini merupakan Pengasuh TPA Al-Fajar. Dia diamankan di Kompleks Gili, Negeri Haya, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah. Dia diamankan bersama Maun dari Makassar, Sulawessi Selatan, Jumat (12/6/2020) lalu.

R dikenal kalam dalam kehidupan seharinya. Pergaulannya terlihat normal dan tidak ada yang aneh. Tapi, entah mengapa dia bisa terlibat dalam kelompok radikal tersebut.

Orang tuanya LMW menolak keras anaknya dinyatakan teroris. Dia hakkul yakin, putranya itu merupakan orang baik dan tidak terlibat dalam organisasi-organisasi terlarang tersebut.

“Sampai saat ini kami belum tahu anak saya diamankan dimana. Belum ada polisi yang datang memberitahu keberadaan anak saya,” kata dia.

LMW mengaku rumahnya sempat digeledah sejumlah personel Densus bersenjata lengkap. Namun dia tidak melihat adanya barang atau dokumen yang diambil setelah penggeladahan tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Roem Ohoirat yang dikonfirmasi satumalukuID mengaku belum mengetahui pasti kronologis penangkapan terduga teroris di Kota Ambon tersebut.

“Saya tidak tau jam dan tempat, tapi benar ada penangkapan oleh Densus 88,” pungkasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!