Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Pimpinan OKP di Maluku Berkumpul Bahas Penanganan Covid-19 di Kediaman Gubernur

satumalukuID/Humas Pemprov Maluku Gubernur Maluku, Murad Ismail (kanan), mengajak para pimpinan OKP di Maluku untuk berdiskusi terkait penanganan Covid-19.

satumalukuID - Gubernur Maluku, Murad Ismail, mengajak para pimpinan Organisasi Kemasyaralatan Pemuda (OKP)  di daerah ini, untuk berdiskusi terkait penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Salah satunya OKP Cipayung plus sebagai representasi pemuda dan mahasiswa di Maluku.

Sebanyak tujuh perwakilan OKP plus, yang hadir pada scara diskusi tersebut antara lain dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Pemuda Ansor dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

"Persoalan Covid-19 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab masyarakat," ungkap Sekertaris Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Maluku, Masyuri Maswatu, saat diskusi yang berlangsung di kediaman pribadi Gubernur Maluku, di kawasan Wailela, Kota Ambon, Kamis (18/06/2020).

Menurut Masyuri, jika pemerintah sudah bekerja, namun masyarakat tidak memiliki kesadaran yang baik, maka masalah Covid-19 tidak akan pernah berakhir.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ambon, Ury Metintomwat, menyebutkan, pihaknya siap mendukung pemerintah bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19, untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

"Namun terkait masalah komunikasi perlu dibenahi lagi. Sehingga informasi terkait penanganan Covid-19 dan kerja-kerja Gugus Tugas dapat diketahui oleh publik," imbaunya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, menjelaskan hal-hal teknis terkait dengan kerja-kerja yang telah dilakukan.

"Gubernur Murad sejak awal telah mengingatkan kami, bahwa satu perak pun jangan disalah gunakan. Sebab itu sejak awal kami telah melibatkan BPKP, Kejaksaan dan Inspektorat untuk ikut mengawasi. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan," ungkapnya.

Gubernur Murad lantas menyampaikan rasa terima kasihnya, sebab para pimpinan OKP ingin bersama-sama bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku untuk menangani Covid-19 di daerah ini.

"Kalau boleh saya ingin pertemuan ini bukan yang terakhir, dan dapat diadakan setiap bulan. Agar pemerintah juga mendapatkan masukan dari para pemuda. Serta para pemuda dan mahasiswa dapat membantu pemerintah dalam sosialisasi protokol Kesehatan," harapnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!