Sekilas Info

Dihantam Gelombang Tiga Anak Bawah Umur Tenggelam di Laut Tamedan Tual, Satu Tewas

satumalukuID/Humas Basarnas Ambon Pencarian koran tenggelam oleh Tim SAR.

satumalukuID- Naas menimpa Mizar Sulehu. Anak 17 tahun ini akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa di perairan laut Desa Tamedan, Kota Tual, Selasa (16/6/2020) sore. Dia tenggelam bersama dua rekannya yang ditemukan selamat. Adalah Suardi Rabrusun (16) dan Kasnan Kabalmay (17).

Kecelakaan laut terjadi, saat tiga anak di bawah umur ini pergi memancing ikan menggunakan satu unit longboat di perairan laut tempat tinggal mereka tersebut. Sedang memancing, datang ombak besar hingga menenggelamkan mereka.

Berdasarkan informasi yang diterima satumalukuID, peristiwa itu terjadi tadi sekira pukul 13.00 WIT. Tenggelamnya longboat itu diketahui setelah Suardi Rabrusun berhasil berenang menuju PT. Dafin Mutiara Nam. Dia kemudian melaporkan insiden yang menimpa dirinya bersama dua rekannya itu.

Selang 15 menit berlalu setelah menerima informasi kecelakaan laut tersebut, karyawan dari perusahaan mutiara tersebut kemudian menuju tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan speedboat milik perusahaan.

Di sekitar TKP, korban selamat ke dua yaitu Kasnan Kabalmay terlihat sedang berenang. Dia ditemukan selamat. Sementara teman mereka yaitu Mizar Sulehu belum ditemukan dan masih dinyatakan hilang.

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, membenarkan peristiwa yang membahayakan nyawa manusia di laut tersebut.

"Kita terima laporan tadi pukul 14.30 WIT. Bahwa longboat tenggelam di koordinat 05° 31.674' S – 132° 48.426' E. Kami terima laporan dua korban sudah ditemukan selamat. Sementara satu diantaranya masih dinyatakan hilang,” ungkapnya.

Mendapat laporan itu, pihaknya mengerahkan tim SAR Pos Tual. Tim penyelamat diberangkatkan melalui jalur darat menuju Desa Tamedan pukul 14.45 WIT. Di sana, tim menurunkan Rubberboat menuju titik koordinat 5 31.674' S - 132 48.426' E.

“Upaya pencarian dengan melibatkan unsur SAR gabungan, berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 5 31.554' S - 132 48.389' E. Dengan ditemukannya korban dan telah dievakuasi maka Ops SAR dinyatakan selesai," pungkasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!