Sekilas Info

KASUS KDRT

Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Satu Anak Tersangka Pembunuhan Suami Dititipkan ke Lapas Namlea

ilustrasi penjara

satumalukuID- Penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Pulau Buru, menjerat MR, tersangka penganiayaan yang menewaskan suaminya sendiri Tonci Lesnussa, dengan pasal berlapis.

Terancam 15 tahun penjara, warga Desa Mepa, Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan, telah dititipkan penyidik di rumah tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jikumerasa, Namlea, Kabupaten Buru.

“Sudah kami titipkan dari hari Jumat (12/6/2020) ke Lapas Jikumerasa,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Buru, Ipda Zulkifli Asril saat dihubungi satumalukuID melalui telepon genggamnya, Minggu (14/6/2020).

Ibu satu anak itu, diduga bersalah melanggar Primer Pasal 44 ayat 3 UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Subsider Pasal 338 KUHP, Subsider Pasal 351 Ayat 3 KUHP.

“Kami kenakan Pasal 44 Ayat 3 Tentang KDRT, Pasal 338 KUHP yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara, dan Pasal 351 Ayat 3 yang hukumannya 7 tahun penjara. Tersangka dikenakan Pasal berlapis,” ungkap Zulkifli.

MR, ibu rumah tangga yang sedang hamil 2 bulan ini, nekat menusuk Tonci Lesnussa, suaminya sendiri hingga tewas pada Selasa (9/6/2020). Warga Desa Mepa, Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan itu tusuk suaminya pakai pisau dapur, Senin (8/6/2020).

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) itu terjadi di rumah Rein, teman suaminya. Aksi penusukan diduga terpaksa dilakukan setelah MR dianiaya suaminya tersebut menggunakan bangku yang terbuat dari kayu sekira pukul 18.30 WIT.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!