Sekilas Info

Barry Likumahuwa Mengenang Sang Ayah sebagai Sosok yang Jenius

Prosesi pemakaman musisi senior asal Maluku Benny Likumahuwa.

satumalukuID - Musisi asal Maluku Barry Likumahuwa mengenang ayahnya Benny Likumahuwa sebagai sosok yang jenius, ketika berperan sebagai ayah dan pemimpin keluarga. Ia pun dikenal dengan pria yang asyik dijadikan teman oleh anak-anaknya.

Barry juga mengenang ayahnya adalah musisi yang obyektif dalam memberi penilaian pada musik. Tak hanya itu, ide-idenya untuk musik disebut sangat brilian dan tidak pernah terpikirkan oleh orang lain. Barry mengaku sangat kagum dengan musikalitas sang ayah.

"Dia orang yang boleh dibilang apa adanya, kalau urusan musik sangat obyektif. Sama saya aja kalau jelek ya dia bilang jelek, kalau bagus ya bagus. Jadi kalau dapat pujian dari Benny Likumahuwa itu spesial banget," ujar Barry, Selasa (9/6/2020),

Musisi senior Benny Likumahuwa menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (9/6/2020) karena sakit. Dia kemudian dimakamkan di TPU Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (10/6/2020).

Baca Juga: Musisi Senior Benny Likumahuwa Meninggal Dunia, Sempat Pesan soal Rumah di Ambon

"Itu yang saya suka dari dia, dan dia support saya tapi enggak tipe yang nyodorin tapi dia pantau saya. Dia idealis dan perfeksionis, ide-idenya brilian banget, dia sangat jenius. Dia suka melontarkan ide-ide di musik yang saya enggak ngerti tapi saat dimainkan hasilnya bagus banget," lanjutnya.

Sebagai orang tua, Benny juga mampu berperan menjadi sahabat bagi anak-anaknya. Bahkan Barry mengaku bisa berbicara dengan ayahnya menggunakan kata "gue-elo" karena begitu nyaman bercerita.

"Sebagai orang tua dia udah kayak sahabat saya. Kalau ngobrol sama dia bisa gue elo. Gimana sih emang sedekat itu. Buat saya dia partner paling asyik ngobrol soal musik karena wawasan dia luas dan saya suka ngobrol sama dia. Informasi yang saya dapat tentang musik dari dia," jelas Barry.

Meski demikian, Barry sudah merelakan kepergian sang ayah. Baginya, ini adalah jalan terbaik untuk sang legenda musik jazz karena kini sudah tidak merasakan sakit lagi.

"Kalau dibilang hilang, saya percaya banget dia sudah sama Tuhan, ya paling rindu main sama dia. Karena manggung sama dia itu dialog banget dan saya belum ketemu orang yang kayak gitu. Kehilangan pasti karena saya jadi enggak punya teman ngobrol, tapi enggak ada rasa kosong," kata Barry.

Penulis: Maria Cicilia/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!