Sekilas Info

Warga Kairatu Serahkan 22 Pucuk Senjata Api Ilegal Bekas Konflik Kemanusiaan Maluku

satumalukuID/Pixabay.com Ilustrasi senjata

satumalukuID- Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Maluku, Batalyon Raider Khusus (Yonif RK) 732/Banau, berhasil membuat warga Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sadar untuk menyerahkan senjata api (senpi) ilegal, bekas konflik kemanusiaan yang masih disembunyikan sejak tahun 1.999 silam.

Upaya Satgas Yonif RK 732/Banau ini berhasil mengumpulkan sebanyak 22 pucuk senpi ilegal yang beredar di tangan masyarakat. Secara sukarela, warga mulai menyerahkan senpi-senpi itu sejak Minggu (29/3/2020) sampai dengan hari ini Rabu (10/6/2020). Dari puluhan pucuk senpi itu, satu diantaranya adalah organik yaitu berjenis Pistol Blow Mini 8. Sementara sisanya senjata rakitan.

Puluhan pucuk senpi ilegal itu mulai diserahkan warga yang identitasnya dirahasiakan ini satu persatu kepada Wakil Komandan Satgas Yonif RK 732/Banau, Mayor Inf Eko Chrestianto di Kout Satgas Yonif RK 732/Banau, Kairatu, Kabupaten SBB.

Senpi organik dan rakitan tersebut diserahkan warga secara sukarela setelah satgas Yonif RK Banau berhasil melakukan pendekatan secara kekeluargaan. Pendekatan itu juga lebih dieratkan dengan berbagai program binter dan komsos melalui kegiatan bakti sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis, terlebih di tengah mewabahnya Covid-19.

Selain bakti sosial, pendekatan silaturahmi, baik dilakukan prajurit, termasuk pimpinan seperti Wadansatgas Yonif RK 732/Banau dengan masyarakat, mampu menarik empati warga. Dengan berbagai pendekatan tersebut, masyarakat mulai percaya dan mengerti pentingnya arti hidup aman, nyaman dan damai di Maluku.

"Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat yang dengan sukarela menyerahkan senjata apinya, niat kami tulus hanya untuk membantu kesulitan rakyat di sekeliling kami sesuai dengan 8 wajib TNI. Apabila ada hal demikian sungguh merupakan bonus dari upaya dan jeri payah Prajurit kami selama ini,” kata Mayor Inf Eko Chrestianto.

Terpisah, Komandan Satgas Pamrahwan Maluku Letkol Inf Suhendar Suryaningrat mengatakan, selain menjalankan tugas pokoknya, Satgas Yonif RK 732/Banau juga turut andil dalam meningkatkan taraf kesehatan serta pendidikan masyarakat Maluku.

“Kami sering menggelar klinik kesehatan gratis bagi masyarakat dan menyulap truck yang dimodifikasi sedemikian rupa menjadi perpustakaan keliling bagi anak-anak desa binaan,” pungkasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!