Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

10 Warga Maluku Tenggara Resmi Dinyatakan Hilang di Laut, Operasi SAR Ditutup

satumalukuID- Badan SAR Nasional (Basarnas) Ambon resmi menutup operasi pencarian terhadap 10 orang warga Desa Kanara, Kabupaten Maluku Tenggara, yang hilang bersama satu unit speedboat di sekitar perairan tersebut, Senin (8/6/2020). Hingga kini nasib 10 warga tersebut belum diketahui. Mereka hilang di laut.

10 orang warga itu menumpangi satu unit speedboat untuk menonton pertandingan sepakbola. Mereka rencananya akan menjadi suporter sepakbola di Desa Mangur (Pulau Mangur), Kecamatan Kur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara. 10 orang yang merupakan satu keluarga ini berangkat dari Desa Kanara bersama 6 speedboat lainnya, Selasa (2/6/2020) pukul 09.00 WIT lalu.

“Operasi pencarian hari ke tujuh sampai pukul 17.00 WIT tadi hasilnya juga masih nihil. Sesuai SOP, maka operasi pencarian kami tutup hari ini dan dilanjutkan dengan pemantauan dan pemapelan,” ungkap Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, kepada satumalukuID, Senin (8/6/2020) malam.

Menurutnya, selama operasi sejak Selasa (2/6/2020) hingga Senin (8/6/2020) sore hari ini, tim SAR Gabungan tidak menemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban.

“Kami belum bisa pastikan jika mereka hilang karena tenggelam. Sebab tidak ada tanda-tanda ke arah situ. Tapi jika ada tanda-tanda baru keberadaan mereka maka operasi pencarian akan kembali dibuka,” ungkapnya.

Dia mengatakan, penutupan operasi pencarian dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah instansi atau unsur SAR lainnya, termasuk Walikota Tual.

“Kepada unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian selama tujuh hari, kami menyampaikan terima kasih,” tandasnya.

Untuk diketahui, semua upaya pencarian telah dikerahkan baik melalui laut, darat hingga udara menggunakan Pesawat Boeing 737-200 Intai Strategis Angkatan Udara (AU) RI, Kamis (4/6/2020) lalu, tapi hasilnya masih tetap nihil.

10 warga Kanara, 3 diantaranya masih tergolong sebagai anak dibawa umur ini hilang kontak bersama satu unit speedboat di sekitar perairan laut Desa Hilir, Kabupaten Maluku Tenggara, sejak Selasa (2/6/2020) sekira pukul 09.50 WIT.

Speedboat itu hilang setelah berangkat bersama lima unit speedboat lainnya dari Desa Kanara (Pulau Kur), hendak menuju Desa Mangur (Pulau Mangur), Kecamatan Kur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Selasa (2/6/2020) pukul 09.00 WIT.

Insiden itu berawal ketika 6 unit speedboat keluar bersamaan dari Desa Kanara hendak menonton pertandingan sepakbola yang dilakoni tim mereka di Desa Mangur. Di tengah perjalanan, speedboat naas itu mendahului lima speedboat lainnya. Sayangnya, lima speedboat yang ditinggalkan, duluan tiba di Desa Mangur. Sedangkan speedboat tersebut hingga malam ini tak kunjung tiba.

Berikut 10 nama penumpang speedboat yang telah dinyatakan hilang:
1. Lapuji Tatroman (29 thn/L)
2. Amir Jali Tatroman (20 thn/L)
3. Joni Tatroman (16 thn/L)
4. Umar Tatroman (16 thn/L)
5. Abu Fakir Tatroman (18 thn/L)
6. Aisya Tatroman (40 thn/P)
7. Base Tatroman (26 thn/L)
8. Jalila Tatroman (25 thn/P)
9. Waisya Tatroman (26 thn/P)
10. Afrizal Tatroman (14 thn/L)

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!