Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Nenek Positif Covid Kabur Dari Karantina LPMP Ambon, Mengaku Bosan dan Rindu Keluarga

satumalukuID/Humas Pemkot Ambon TT, nenek terkonfirmasi positif Covid-19 yang kabur dari lokasi karantina saat dijemput Tim Gugus Tugas. Wanita 60 tahun itu telah kembali dikarantina hari ini Minggu (7/6/2020).

satumalukuID- TT, nenek yang merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 memilih kabur dari lokasi karantina Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Maluku, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. Tapi wanita 60 tahun itu telah kembali dikarantina hari ini Minggu (7/6/2020).

TT nekat kabur dari lokasi karantina, Sabtu (6/6/2020) kemarin. Dia terpaksa kabur karena mengaku bosan dan rindu dengan keluarganya. Kenekatan TT, membuat tim medis kembali melakukan pelacakan terhadap orang-orang didekatnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Ambon, Joy Adriaansz, mengungkapkan, pasien positif asal Kota Ambon itu telah berhasil dijemput kembali di kediamannya.

"Pasien berusia lanjut yang menghilang dari pusat karantina terpadu kemarin pagi, sudah dijemput oleh Tim Gustu Kota Ambon, siang tadi di rumahnya," kata Joy.

Joy mengaku penjemputan tidak mendapat perlawanan dari pihak keluarga. Bahkan nenek itu bersedia dibawa kembali ke lokasi karantina LMPM Ambon.

"Pasien mengaku bosan berada di lokasi karantina dan rindu kepada keluarganya, sehingga nekat pergi dari LPMP," terangnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan TT secara psikologis merupakan hal yang wajar. Sebab, beliau bukan keluar untuk bersembunyi tapi kembali di rumahnya sendiri atas dasar rasa rindu.

"Tapi sangat disayangkan dan disesali, karena dari sisi medis, sakit yang diderita pasien tersebut adalah virus yang sangat mudah menular, bisa menjangkiti siapa saja yang beliau temui atau melakukan kontak dalam kurun waktu sehari," kata dia.

Olehnya itu, Joy mengaku ke depan Tim Gugus Tugas dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Ambon harus kembali melakukan pelacakan dan tes kepada keluarga pasien yang ditemuinya tersebut.

"Tapi kami berdoa dan berharap, semoga saat pasien tersebut pulang kemarin, statusnya sudah dalam kondisi negatif, sehingga penularannya tidak semakin meluas. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan terakhir pasien tersebut," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!