Sekilas Info

POLITIK

Partai Golkar Maluku Kembali Bergolak, Berpotensi Terpecah Lagi

Foto Ilustrasi Kader dan bendera Golkar (Antara Foto)

satumalukuID - Pasca Musda DPD Partai Golkar Maluku semangat kebersamaan dirasakan seluruh fungsionaris dan para kader. Setelah sebelumnya berbagai faksi dan perbedaan mencolok sangat nampak tapi semua berakhir dengan baik untuk kebesaran partai.

Namun gejala perpecahan kembali terlihat setelah munculnya Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar tentang Komposisi dan Personalia DPD Golkar Maluku. Maka reaksi terhadap SK sebagai dinamika terjadi lagi dalam partai politik tersebut.

Ridwan Marasabessy (RM) yang adalah salah satu kader dan mantan pengurus DPD Partai Golkar Maluku bereaksi cukup keras dan kekesalannya ditumpahkan dengan memalang kantor Sekretariat DPD Golkar Maluku di kawasan Karangpanjang. Hal ini menimbulkan kemarahan kader lain dengan melaporkan RM ke polisi.

Wakil Sekjen Bidang Koperasi dan UKM, DPP Partai Golkar,  Dicky Loupatty SH kepada media ini Kamis (4/6),  mengatakan, harusnya pimpinan-pimpinan DPD PG Maluku bisa melakukan pertemuan, duduk bersama agar kepentingan semua pihak diakomodir.

Dikatakan, dinamika di PG berbeda pendapat itu hal biasa. Menurutnya, saling memotong, saling amputasi bukan waktunya lagi. “Golkar harus menang Pileg dan Pilpres 2024, butuh semua elemen kekuatan,” kata Loupatty.

Harusnya, lanjutnya, semua bijak dalam memberi pertimbangan, karena kantor DPD Golkar Maluku itu properti partai milik bersama semua kader.

Loupatty berharap semua kader Golkar di Maluku bisa memaknai Ikrar Panca Bhakti PG buat Golkar menang 2024. Tidak ada yang tidak dapat diselesaikan serta jabatan partai tidak ada tunjangannya sehingga buat apa sesama kader berdebat posisi.

“Semua kader harus melihat kepentingan lebih besar untuk PG Maluku ke depan,” ujarnya. Lebih jauh Loupatty mengatakan, masalah internal harus diselesaikan internal, sehingga Ramly Umasugi yang terpilih sesuai hasil Musda juga harus bijaksana menyelesaikannya.

Ditambahkannya, kader PG adalah kader-kader yang sudah memiliki kematangan emosional, ide dan gagasan dibutuhkan PG untuk membangun kemajemukan mencapai tujuan.

"Hadapilah semua masalah secara bijak saja biar hasilnya akan lebih sejuk," harap Loupatty.

Sementara itu, RM yang adalah kader Partai Golkar Maluku mengaku apa yang dibuatnya akan dipertanggungjawabkan secara hukum dan dia juga siap disanksi oleh partai.

Sedangkan di lain kesempatan, Ketua DPD Partai Golkar Maluku Ramly Umasugi yang menggantikan posisi Said Assagaff, mengaku tidak terpengaruh dengan aksi RM.

Dirinya akui, sebagai Ketua DPD terpilih secara aklamasi akan melalukan konsolidasi internal dan eksternal. (NP)

Penulis: NP
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!