Sekilas Info

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Terapung di Pantai Tapal Kuda Ambon

satumalukuID- George Sipahelut, pria paruh baya yang berdomisili di Kelurahan Benteng RT 02/RW 05, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, ditemukan tewas terapung di pantai Tapal Kuda, kawasan tempat tinggalnya tersebut, Senin (1/6/2020).

Lelaki 55 tahun ini ditemukan meninggal dunia dengan posisi terlentang di atas air laut sekira pukul 16.30 WIT. Belum diketahui pasti penyebab kematiannya. Tapi diduga, almarhum tenggelam setelah mengalami sakit stroke.

Sumber satumalukuID mengungkapkan, korban ditemukan pertama kali oleh Tosye Nanlohy. Pemuda 22 tahun ini kala itu sedang bermain layang-layang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Saat bermain layangan, dia melihat korban dari kejauhan kurang lebih 20 meter.

Tosye awalnya menyangka korban sedang berenang tapi tidak terlihat bergerak. Hal serupa juga disaksikan David Mabait. Tukang ojek ini mengira korban sedang menyelam. Mereka kemudian melihat Wahono hendak berenang di pantai.

“Para saksi meminta tolong kepada Wahono untuk mengecek apakah orang yang di sana menyelam atau mayat,” ungkap sumber yang meminta satumalukuID untuk tidak menggunakan identitasnya.

Diminta dua orang saksi tersebut, Wahono kemudian berenang mendekat. Sosok itu akhirnya diketahui merupakan jenazah almarhum.

“Saudara Wahono kemudian menarik mayat itu ke tepian pantai dengan jarak sekitar 20 meter,” sebutnya.

Di tepian pantai, tak berselang lama tim identifikasi dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease tiba di TKP. Korban dievaksuasi ke rumah sakit Bhayangkara Polda Maluku, Tantui Ambon untuk di visum.

“Korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pembersihan dan menyerahkan kepada keluarga untuk selanjutnya dilakukan pemakaman,” terangnya.

Nengsi Sipahelut, anak dari almarhum mengaku jika ayah tersebut memiliki penyakit stroke yang telah dialaminya selama kurang lebih tiga tahun.

“Korban diduga mandi di pantai dan penyakitnya tiba-tiba kambuh, sehingga tercebur dan meninggal. Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan merelakan kematian korban sebagai suatu musibah dan akan dilakukan pemakaman,” tandasnya.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Titan Firmansyah yang dihubungi terkait peristiwa itu belum menjawab. Namun sebelumnya dia mengaku akan mengecek peristiwa tersebut.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!