Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

124 KK Warga Seram Timur Terima Bantuan Langsung Tunai Masing-Masing Rp.600.000

satumalukuID- Sebanyak 124 Kepala Keluarga (KK), warga Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), Minggu (31/5/2020). Setiap KK masing-masing menerima bantuan uang tunai sebesar Rp.600.000 yang dianggarkan 15% dari Dana Desa.

Penyerahan BLT kepada ratusan warga SBT disaksikan langsung oleh aparat TNI dan Polri serta Camat setempat. Warga penerima BLT hari ini dari dua Desa. Yaitu Aruan Gaur, Kecamatam Siritaun Wida Timur dan Banggoi Pancoran, Kecamatan Bula Barat.

Kepada satumalukuID, Paur Humas Polrest SBT Brigpol Suwandi Soboh, mengungkapkan, penerima BLT tahap I yang berasal dari Desa Aruan Gaur berjumlah 70 orang KK. Sedangkan Desa Banggoi Pancoran sebanyak 54 orang KK.

“Pembagian BLT di Desa Aruan Gaur disaksikan oleh Bhabinkamtibmas Kian Laut, Bripka Abd Khaliq Siasaun. Turut hadir Kepala Desa Aruan Gaur, Ragia Rumakway, Sekretaris Umar Mau, Bendahara Jubaida Rumain dan Babinsa Kian Laut Serka Ahmad Syahbandar,” kata Suwandi, malam tadi.

Penerimaan BLT yang dialokasikan dari Dana Desa sesuai validasi per KK. Dari 70 KK, anggaran Dana Desa yang digelontorkan berjumlah Rp.42.000.000.

“Yang tersalurkan Rp.42.000.000. Dengan perincian Rp 600.000 untuk tahap 1 per KK,” sebutnya.

Terpisah, juru bicara Polres Seram Bagian Timur ini, mengaku sebanyak 54 KK warga Desa Banggoi Pancoran juga menerima BLT yang merupakan realisasi bantuan bulan April 2020. Penyaluran BLT dengan total anggaran sebesar Rp.32.400.000 ini disaksikan Kapolsubsektor Bula Barat Ipda Sarif Sampulawa dan satu personil Polsubsektor Bula Barat Bripka Muh Tahlil Sambas.

“Warga yang berhak atas BLT adalah yang tidak termasuk penerima PKH, BPNT, Disabilitas. Sesuai dengan keterangan kepala desa untuk BLT bulan Mei dan Juni akan direalisasikan pada Tahap selanjutnya,” sebutnya.

Mekanisme penyaluran bantuan kepada warga Banggoi Pancoran, lanjut Suwandi, dilakukan oleh Kepala Desa setempat, Abdul Azis Baliman. Turut menyaksikan pendamping Kecamatan Bula Barat, Yulihart, pendamping lokal, Izah Bugis, Bendahara Desa, Samzia, Sekertaris, Fandi Hatoyo dan Ketua BPNA, Kadir Loloda.

Pada kesempatan tersebut, Suwandi mengaku Kapolsubsektor Bula Barat memberikan himbauan kepada warga yang belum menerima BLT agar jangan kecewa. Sebab, BLT diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima dan belum pernah tersentuh bantuan apapun temasuk tidak mendapat bantuan sosial (bansos) yang nominalnya sama dengan BLT.

“Hendaknya warga masyarakat memperhatikan dengan seksama apa yang disampaikan oleh pendamping Kecamatan terkait dengan mekanisme penerima BLT agar dikemudian hari tidak terjadi perdebatan dan bahkan perselisihan yang disebabkan oleh BLT,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Kapolsubsektor juga meminta masyarakat untuk senantiasa menjaga silaturahmi antar sesama, jaga persatuan dan kesatuan agar tercipta suasana aman dan damai.

Selain itu, masyarakat yang ingin melakukan perjalanan keluar daerah agar dapat menunda perjalannya, mengingat status daerah SBT adalah zona merah.

“Warga masyarakat hendaknya disiplin dalam mematuhi Protokol kesehatan dan himbauan pemerintah terkait sosial dan physical distancing,” pintanya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!