Sekilas Info

Menteri Pertanian Janji Kembangkan Pulau Buru Sebagai Lumbung Komoditas Pangan

satumalukuID/Humas Pemprov Maluku Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

satumalukuID- Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, berjanji untuk mengembangkan Pulau Buru, daerah sentra produksi pertanian di Provinsi Maluku. Pengembangan akan dilakukan sehingga lebih maksimal menjadi daerah lumbung komoditas pangan di daerah ini.

“Kalau Pulau Buru itu sudah bagus. Tinggal diperkuat, dioptimasi, intervensi, mekanisasi. Ini ada dirjen-dirjen datang bersama saya, tolong bantu Pak Gubernur, mau traktor, mau pompa, mau bibit, kita bantu Pak Gub,” kata Limpo dalam malam ramah tamah di kediaman Gubernur Maluku Murad Ismail, Kota Ambon, Jumat (29/5/2020).

Menurut Limpo, selain Pulau Buru sebagai sentra produksi pertanian, juga perlu adanya perluasan area pertanian atau ekstensifikasi pertanian di Pulau Seram. Sebab, lanjut dia, di sana masih banyak lahan tidur yang tidak tergarap. Hanya saja, dia mengaku untuk membuka lahan pertanian membutuhkan orang yang ingin bekerja sebagai petani.

“Perlukah kita mengekstensifikasi ke Pulau Seram? Perlu! Tapi kita perlu orang. Pertanian itu tidak akan bisa jalan tanpa orang. Orang tidak mau ke pertanian karena belum hitung sebenarnya berapa untungnya,” tegasnya.

Misalnya pertanian jagung, kata Limpo mencontohkan, bahwa satu hektar jagung untuk pembukaan lahan baru bisa menghasilkan lima hingga enam ton per hektar. Jika dikalikan dengan harga Rp.3.000 per kilogram, maka satu hektar kebun jagung dapat menghasilkan Rp.15 juta dalam waktu panen tidak sampai 100 hari.

“Potong ongkos kerja Rp.4 juta, biaya tambahan lainnya Rp.1 juta, sisa Rp.10 juta. Kalau dia punya dua hingga tiga hektar, bahkan lebih, maka penghasilannya akan semakin besar,” kata dia menjelaskan.

Mengenai pertanian, Limpo menyampaikan jika persoalan tersebut merupakan masalah yang paling pasti. Masalah di depan mata rakyat untuk bisa menjadi sejahtera. “Kalau diurus baik-baik pertanian ini, kata miskin itu tidak pernah ada,” yakin dia.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Murad Ismail, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan Menteri Pertanian bersama rombongannya ke Maluku. Apalagi, kunjungan yang dilakukan saat ini di tengah masa pendemi Covid-19.

“Kehadiran Pak Menteri, merupakan kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Maluku, sekaligus merupakan bukti perhatian dan kepedulian yang besar dari Pak Menteri terhadap pengembangan sektor pertanian di Maluku,” kata Murad.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!