Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

14 Kasus Baru Covid Kembali Ditemukan di Maluku, 172 Orang Kini Jalani Perawatan

satumalukuID- Hasil mengejutkan kembali diumumkan tim gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Provinsi Maluku. 14 orang baru dinyatakan terkonfirmasi positif. Sampai hari ini, sebanyak 172 orang yang tertular covid sedang dirawat.

Berdasarkan data yang diterima satumalukuID, Jumat (29/5/2020), Covid di Maluku terus melonjak menjadi 215 kasus. 172 diantaranya sedang menjalani perawatan medis saat ini, 35 dinyatakan sembuh dan 8 orang meninggal dunia.

“Peningkatan kasus baru ini terjadi di Kota Ambon. Meningkat 14 kasus," kata Kasrul Selang, ketua pelaksana harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Maluku kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, malam ini.

Belasan kasus baru yang ditemukan tersebut, tambah Sekretaris Daerah Maluku ini, merupakan hasil pelacakan dari para pasien yang terjangkit sebelumnya. Seluruhnya berasal dari Kota Ambon.

“Ini hasil tracing (lacak) dari pasien-pasien sebelumnya. Untuk inisial dan penomoran pasien belum kami terima,” tandasnya.

Menurut Kasrul, 14 pasien kasus baru itu telah dikarantina di salah hotel di Kota Ambon. Hotel yang dirahasiakan tersebut juga disiapkan oleh Pemerintah Kota Ambon sebagai lokasi karantina.

Selain itu, sesuai data grafik tim gugus tugas Covid Maluku, tercatat Kota Ambon merupakan daerah yang paling parah dan terus meningkat saat ini menjadi 155 kasus. Juga ada 19 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 52 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Setelah Kota Ambon, menyusul Kabupaten Buru dengan jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 6 orang dan 1 PDP. Sedangkan Maluku Tengah tercatat 5 kasus, 4 PDP dan 9 ODP. Sedangkan Seram Bagian Timur (SBT) terdapat 4 kasus, dan 1 ODP.

Ada juga 2 kasus di Seram Bagian Barat (SBB) dan 1 ODP. Sedangkan untuk Buru Selatan, kini tersisa 2 PDP yang sedang menjalani karantina.

Tim gugus tugas Covid-19 Maluku berharap adanya peran dan kerjasama masyarakat dalam memerangi pandemi tersebut dengan menjaga jarak ketika bertemu, jangan bersentuhan, cuci tangan pakai sabun, hindari kerumunan dan gunakan masker di kerumunan.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!