Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Tambahan 10 Kasus Baru Covid-19 di Maluku, Kabupaten Seram Bagian Timur Jebol 4

satumalukuID- Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang selama ini dinyatakan aman dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), akhirnya jebol. Dari 10 kasus baru yang ditemukan hari ini, 4 diantaranya berasal dari SBT, daerah penghasil minyak tersebut.

Hingga kini, Selasa (26/5/2020), total kasus Covid-19 di Provinsi Maluku terus meningkat menjadi 170 orang. 136 diantaranya masih dalam perawatan intensif, 27 dinyatakan sembuh dan 7 orang meninggal dunia.

"Sampai dengan pukul 15.00 WIT hari ini total kasus terkonfirmasi sebanyak 170 orang. Ada penambahan 10 kasus baru," kata Kasrul Selang, ketua pelaksana harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dalam siaran pers yang diterima, Selasa malam (26/5/2020).

Tambahan 10 kasus baru tersebut berasal dari Kota Ambon 4 orang, Kabupaten SBT 4, dan Seram Bagian Barat 1. Kendati demikian, Kasrul mengaku akan menyampaikan identitas pasien terkonfirmasi beserta kodefikasi kasus, Rabu besok (27/5/2020).

Selain jumlah kasus terpapar covid, data yang dilansir tim gugus tugas Maluku juga diantaranya 22 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 17 orang dari Kota Ambon, 4 di Kabupaten Maluku Tengah dan 1 dari Buru Selatan. Untuk 53 Orang Dalam Pemantauan (ODP) berasal dari Kota Ambon 52 orang dan 1 dari SBT.

Untuk SBT sendiri, Kasrul mengaku berdasarkan keterangan Bupati setempat, dari 4 kasus baru tersebut, 3 diantaranya diketahui merupakan pelaku perjalanan dari Pulau Jawa. Sementara sisanya dari Kota Ambon.

"Saat ini mereka dirawat di Rumah Sakit Bula, dan sudah ada permintaan dari Bupati untuk dirujuk ke sini (Ambon)," kata Kasrul kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, tadi malam.

Selain SBT, 4 kasus baru dari Kota Ambon, diakui oleh Kasrul berasal dari klaster rapid test massal yang dilaksanakan di Terminal Mardika Ambon, beberapa waktu lalu.

"Sekarang mereka dirawat di salah satu hotel yang menjadi lokasi karantina Pemkot Ambon," sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan, untuk 1 kasus baru di Kabupaten Buru, Sekretaris Daerah Maluku itu mengaku belum mendapatkan laporan apakah pasien tersebut merupakan pelaku perjalanan atau ditemukan dari hasil tracing (lacak).

"Untuk yang Buru pasiennya dirawat di Namlea. Pak Bupati minta mau rujuk ke sini. Sedangkan pasien kasus SBB sudah dirujuk ke sini,” pungkasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!