Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

11 Kasus Baru Covid-19 di Maluku, 135 Terpapar, 106 Dirawat, 22 Sembuh, 7 Meninggal

satumalukuID- Tim gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Provinsi Maluku, kembali mengumumkan sebelas (11) kasus baru yang ditemukan hari ini Kamis (21/5/2020). Jumlah itu semakin menambah kasus mematikan tersebut. 135 orang terpapar, 106 sedang dirawat, 22 dinyatakan sembuh dan 7 orang meninggal dunia.

Melalui rilisnya yang diterima satumalukuID Kamis malam (21/5/2020), sebelas pasien baru Covid-19 itu diantaranya Kasus 125 yaitu Nona RS (23), Kasus 126 Ibu J (29), Kasus 127 Ibu R (32), Kasus 128 Nona RT (19), Kasus 129 Ibu M, (27), Kasus 130 Tuan RN (27), Kasus 131 Nona S (21), Kasus 132 Ibu RU (50), Kasus 133 Ibu S (50), Kasus 134 Ibu N (67), dan Kasus 135 Ibu NW (30).

Dari 135 orang total terpapar Covid Maluku saat ini, 106 diantaranya hingga kini masih dirawat secara intensif. Sementara hari ini yang dinyatakan sembuh adalah kasus 56 yaitu Ibu T (57). Sehingga yang sembuh totalnya menjadi 22 orang.

Selain itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid di Maluku tercatat berjumlah 32 orang. 27 orang berasal dari Kota Ambon, 4 dari Kabupaten Maluku Tengah, dan 1 dari Kabupaten Buru Selatan. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 53 orang. Yaitu 52 dari Ambon, dan 1 dari Kabupaten Seram Bagian Timur.

Hingga saat ini, tim terus menjalankan koordinasi dan fasilitasi lintas bidang dalam gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, menyiapkan administrasi tim bidang operasi diantaranya sub bidang pencegahan deteksi antara lain Dinas Kesehatan Provinsi Maluku mengambil 36 spesimen dari semua pasien konfirmasi, PDP dan ODP yang dirawat di Kota Ambon. Selain itu, 1 spesimen diambil dari ODP Kabupaten SBB.

“Total pemeriksaan PCR sampai dengan hari ini sejumlah 538, dengan jumlah positif SARS Cov-2 sebanyak 135,” kata ketua pelaksana harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, dalam rilisnya tersebut.

Hingga saat ini, kapasitas tampung tempat karantina di Diklat BPSDM Poka sebanyak 40 orang, asrama haji 4 orang, LPMP Wailela 28 orang. Kapasitas Balai Pertanian, Balai Perikanan dan Diklat Agama dalam kondisi kosong.

Sementara tindakan penanganan medis dilakukan pada beberapa Rumah Sakit maupun tempat karantina diantaranya di RSUD dr. M. Haulussy Ambon kapasitasnya 43 tempat tidur. Total pasien 34 orang yang terdiri dari 8 ODP, 5 PDP, dan 21 Kasus Konfirmasi. Jumlah kapasitas yang belum terisi 7 tempat tidur.

Untuk di Rumah Sakit Tentara (RST) dr. J. A. Latumeten Ambon, kapasitas 16 tempat tidur yang saat ini terdiri dari 11 PDP dan 2 Kasus Konfirmasi. Jumlah kapasitas yang belum terisi adalah 3 tempat tidur. Sedangkan untuk Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. F. X. Suhardjo, kapasitas 8 tempat tidur dengan total pasien 7 orang yang terdiri dari 1 ODP, 4 PDP dan 2 kasus konfirmasi. Jumlah kapasitas yang belum terisi 1 tempat tidur.

“BPSDM Maluku kapasitas 40 tempat tidur, total pasien 40 orang yang semuanya adalah pasien kasus konfirmasi yang terdiri dari tenaga Kesehatan RSUD dr. M. Haulussy dan anggota masyarakat. RS Bhayangkara kapasitas 5 tempat tidur dengan total pasien 6 orang (masyarakat) berstatus PDP 1 pasien dirawat di Hall Isolasi,” terangnya.

Untuk LPMP Kapasitas yang dapat digunakan yakni Asrama Anggrek 58 kamar terdiri 4 Kamar Steril, 54 untuk Karantina. Setiap kamar ditempati 2 orang. Sementara Asrama Widiaiswara terdapat 4 kamar. Setiap kamar 2 orang. Sedangkan rumah dinas kepala LPMP terdapat 4 kamar.

“Guest house ada 6 kamar untuk konfirmasi pasien yang menempati LPMP, perlu dicek ke Gugus Tugas Kota Ambon. Karantina Senyum Bupollo Namlea – Buru total kasus konfirmasi 5 orang (masyarakat) dan RSUD Masohi total kasus konfirmasi yang dirawat sejumlah 1 orang,” tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!